
MetronusaNews.id | CIAMIS, 6 Agustus 2026 – Upaya menekan angka stunting terus digencarkan UPTD Puskesmas Kertahayu, Kabupaten Ciamis. Selain mengandalkan program gizi, puskesmas ini kini menghadirkan layanan “Pijat Bayi Ala Bidan” yang ditangani langsung oleh tenaga kesehatan bersertifikat. Layanan ini menyasar bayi usia 0-24 bulan.
Kepala UPTD Puskesmas Kertahayu, *H. Tatang Hidayat, SKM, MKM*, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu intervensi langsung untuk meningkatkan tumbuh kembang anak. “Pijat bayi ini salah satu intervensi dalam upaya menurunkan stunting. Sasaran kami adalah bayi usia 0 sampai 24 bulan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerja.
Layanan pijat bayi tersebut dijadwalkan setiap hari Jumat. Yang menarik, pelaksananya adalah bidan yang memang kompeten di bidangnya. Salah satunya adalah Ibu Bidan Heli yang memiliki latar belakang pendidikan S1 dengan skripsi khusus membahas tentang pijat bayi. “Jadi memang bidannya sudah tersertifikasi. Kita targetkan zero new stunting,” kata H. Tatang.
Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, layanan ini terbuka untuk umum. Warga cukup datang ke Puskesmas Kertahayu setiap hari Jumat. *Bagi peserta BPJS cukup membawa kartunya, sementara bagi pasien umum biayanya terjangkau* sehingga semua lapisan masyarakat bisa mengakses.
Selain layanan pijat bayi, Puskesmas Kertahayu juga tengah menyiapkan peluncuran aplikasi *SIPENTING*. *SIPENTING adalah singkatan dari Sistem Informasi Jejaring Pengamanan Stunting*. Aplikasi ini berfungsi sebagai sistem jejaring penanganan stunting yang bisa diakses oleh lintas sektor, mulai dari Sekretaris Daerah, Camat, hingga Bupati. Tujuannya untuk memantau perkembangan penanganan stunting di setiap triwulan.
H. Tatang Hidayat berharap kedua program ini dapat memberikan dampak nyata terhadap kesehatan anak di wilayahnya. “Kepada ibu-ibu yang memiliki bayi 0-24 bulan, kami persilakan datang ke Puskesmas Kertahayu. Mudah-mudahan ini bagian dari solusi untuk meningkatkan kesehatan bayi dan menekan angka stunting,” pungkasnya.
