UPTD Puskesmas Kertahayu Gelar Pembinaan Hygiene dan Sanitasi bagi Pengusaha Industri Tahu, Dorong Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

  • Bagikan

MetronusaNews.id | CIAMIS – UPTD Puskesmas Kertahayu melaksanakan kegiatan Pembinaan Hygiene dan Sanitasi bagi Pengusaha Industri Tahu sekaligus diskusi lintas sektor terkait upaya penanganan dan pemanfaatan limbah industri tahu agar lebih ramah lingkungan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026 ini menjadi salah satu upaya UPTD Puskesmas Kertahayu dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian pelaku usaha terhadap penerapan hygiene dan sanitasi lingkungan, khususnya pada kegiatan produksi tahu di wilayah kerja Puskesmas Kertahayu.

Selain pembinaan hygiene dan sanitasi, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai solusi pengelolaan limbah cair industri tahu. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pemanfaatan limbah tahu untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) “GAGAYUNAN”, sehingga limbah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat diarahkan menjadi produk yang memiliki nilai manfaat bagi sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan inovasi IPAL TSS ODZW (One Day Zero Waste) sebagai salah satu alternatif teknologi pengelolaan limbah cair yang dapat diterapkan pada industri tahu. Inovasi ini diharapkan dapat membantu pelaku industri dalam mengelola limbah secara lebih efektif, sederhana, dan berorientasi pada pengurangan pencemaran lingkungan.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Pamarican, Kepala Dusun Sukamaju, Sekretaris Desa Sukajadi, serta lintas sektor terkait, di antaranya UPTD Pertanian dan PPL, Babinsa, serta perwakilan pengusaha tahu yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kertahayu.

Forum diskusi berlangsung secara interaktif. Para pengusaha tahu diberikan ruang untuk menyampaikan kondisi dan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan limbah hasil produksi. Berbagai pihak kemudian bersama-sama membahas alternatif solusi yang dapat diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, UPTD Puskesmas Kertahayu yang dipimpin oleh Tatang Hidayat, SKM., M.K.M mendorong terbangunnya kolaborasi lintas sektor antara bidang kesehatan, pemerintah desa, pertanian, aparat kewilayahan, dan pelaku usaha dalam mewujudkan lingkungan industri yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Pembinaan tidak hanya diarahkan pada aspek kesehatan dan sanitasi tempat produksi, tetapi juga pada perubahan pola pikir bahwa limbah industri dapat dikelola dan dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai, salah satunya melalui pengolahan menjadi POC GAGAYUNAN serta penerapan teknologi IPAL TSS ODZW.

Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan industri tahu yang sehat, higienis, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kertahayu.

“Limbah Bukan Sekadar Masalah, tetapi Bisa Menjadi Manfaat. Bersama Wujudkan Industri Tahu yang Sehat dan Ramah Lingkungan.”

Penulis: UjangEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *