
MetronusaNews.id | LABUHANBATU SELATAN – Jawaban singkat namun penuh harapan sekaligus keraguan kembali disampaikan pihak kepolisian terkait maraknya dugaan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kampung Rakyat memberikan tanggapan.
“Baik Bang Manurung, makasih infonya. Akan kita tindak lanjuti…”
Kalimat sederhana itu kini menjadi satu-satunya jawaban yang diterima masyarakat, sementara aktivitas yang diduga dikendalikan sosok bernama Nurul terus berlangsung secara semakin terbuka di lingkungan pemukiman warga.Transaksi disebut terjadi terang-terangan, orang-orang datang silih berganti, dan warga semakin cemas melihat keberanian yang ditunjukkan pelaku seolah tak tersentuh hukum.
Pertanyaan tajam pun muncul: Sudah berapa kali informasi disampaikan, berapa kali jawaban serupa keluar, namun kapan tindakan nyata turun ke lapangan?
Warga Air Merah tidak lagi meminta janji. Mereka sudah memberikan informasi lokasi, pola operasi, hingga nama sosok yang diduga mengendalikan semuanya. Yang dibutuhkan bukan lagi ucapan “akan ditindaklanjuti”, melainkan gerakan nyata berupa penyelidikan, penindakan, hingga penangkapan.
“Kami sudah lapor, sudah beri tahu, sudah konfirmasi. Jawabannya selalu sama: akan ditindaklanjuti. Tapi sampai kapan? Sementara di sini makin hari makin bebas saja mereka bertransaksi,” ungkap seorang warga dengan nada kecema sekaligus kecewa.
Keresahan warga bukan tanpa alasan. Jika pernyataan serupa hanya berhenti di pesan singkat tanpa diikuti langkah konkret, maka kekuasaan gelap di Air Merah justru semakin merasa di atas hukum. Masyarakat menuntut: jangan biarkan Air Merah menjadi zona yang dikuasai narkoba hanya karena tindakan yang selalu tertunda.
Kini seluruh mata tertuju kepada Polsek Kampung Rakyat. Apakah kali ini jawaban itu akan berubah menjadi operasi nyata, atau sekadar menjadi kalimat pengulangan yang sama? Warga Air Merah tidak menunggu kata mereka menunggu bukti.
