Kemarau Meluas, 6.175 Warga Di Pandeglang Krisis Air Bersih, BPBD Salurkan 91 Ribu Liter Air

  • Bagikan

MetronusaNews.id | PANDEGLANG – Krisis air bersih di Kabupaten Pandeglang semakin meluas seiring berlanjutnya musim kemarau. Hingga kini, sebanyak 6.175 orang atau 1.620 keluarga di 15 desa dari 7 kecamatan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Siapa yang menyalurkan bantuan? Pemerintah Kabupaten Pandeglang lewat BPBD-PK telah mendistribusikan 91.000 liter air bersih. Penyaluran dilakukan sejak permohonan masuk dari pemerintah desa, dan dikonfirmasi pada Sabtu (18/7/2026).

Kekeringan terjadi karena sumur gali maupun sumur bor hingga kedalaman 30–40 meter kini kering atau airnya habis hanya dalam waktu 1–2 jam pemompaan. Warga terpaksa berjalan sejauh 1–2 kilometer ke kawasan hutan untuk mengambil air, lalu mengangkutnya dengan sepeda motor. Air dibutuhkan untuk memasak, mandi, mencuci, dan minum.

Tujuh kecamatan yang terdampak adalah Cadasari, Karangtanjung, Sindangresmi, Angsana, Patia, Cikeusik, dan Picung. Wilayah paling parah adalah Sindangresmi dan Angsana di bagian selatan. Untuk mengirim air, BPBD menggunakan tiga mobil tangki: masing-masing 4.000 liter, 8.000 liter, serta bantuan provinsi sebesar 5.000 liter.

Penulis: KawilarangEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *