
MetronusaNews.id | PAMARICAN – Inovasi luar biasa lahir dari Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Melalui Praktek Pembuatan Limbah Cair Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair yang didampingi UPT Pertanian Pamarican, warga berhasil menyulap limbah cair tahu yang selama ini berbau dan mencemari lingkungan menjadi Pupuk Organik Cair (POC) GAGAYUNAN yang bernilai ekonomi tinggi.
POC GAGAYUNAN adalah pupuk organik cair yang berasal dari limbah cair olahan tahu melalui proses fermentasi. Dengan teknologi fermentasi, limbah yang semula terbuang kini diolah menjadi pupuk bernutrisi tinggi untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara alami. Pada Kamis 1-10-2026
Rahasia di Baliknya: Fermentasi Anaerob
Pembuatan metabolit sekunder dari limbah air tahu dilakukan melalui proses fermentasi anaerob (tanpa oksigen). Hasil fermentasi ini nantinya kaya akan asam amino, hormon pertumbuhan tanaman (sitokinin, auksin), dan senyawa antimikroba (seperti fenolik) yang berfungsi sebagai Pupuk Organik Cair (POC) sekaligus Pestisida Hayati.
Bahan dan Alat yang Diperlukan:
– Limbah cair tahu (whey): 10 Liter (ambil yang masih baru/segar)
– Molase atau Gula Merah: 500 gram (sebagai sumber energi bakteri)
– Bioaktivator (EM4 Pertanian): 200 ml (sebagai agen perombak dan penghasil metabolit)
– Air kelapa: 1-2 Liter (bagus untuk menambah kandungan hormon pertumbuhan)
– Wadah: Ember besar atau jerigen kapasitas 15 Liter yang memiliki tutup rapat
– Selang kecil dan botol air mineral bekas: Untuk sistem pembuangan gas (airlock)
Keunggulan POC GAGAYUNAN:
– Memanfaatkan limbah cair tahu (lebih ramah lingkungan)
– Melalui proses fermentasi (lebih stabil dan aman digunakan)
– Kaya unsur hara makro dan mikro (N, P, K, Ca, Mg, dll.)
– Meningkatkan kesuburan tanah dan daya serap unsur hara
– Membantu pertumbuhan tanaman lebih optimal
Cara Penggunaan:
1. Penyemprotan Daun: Campurkan 10–20 ml POC dengan 1 liter air. Semprotkan merata.
2. Penyiraman Tanah: Campurkan 20–50 ml POC dengan 1 liter air. Siramkan pada tanaman.
3. Perendaman Benih: Campurkan 5–10 ml POC dengan 1 liter air. Rendam benih 2–4 jam.
_Diproduksi di: Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis._

