Pembelajaran Demokrasi di Sekolah: MTS-MA Nurul Falah Gelar Pemilihan OSIS Layaknya Pemilu

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Lampung Utara, — Semangat demokrasi tumbuh subur di lingkungan pendidikan. MTS-MA Nurul Falah, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, pada 30/10/2026. melaksanakan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan proses yang dirancang menyerupai Pemilihan Umum sesungguhnya. Langkah ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan upaya nyata menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini.

Kegiatan tahunan ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar memilih pemimpin siswa. Ini adalah ruang pembelajaran langsung bagi seluruh warga sekolah untuk memahami esensi tanggung jawab, kebebasan memilih, dan pentingnya partisipasi aktif dalam menentukan arah bersama.

Proses berlangsung transparan dan penuh antusiasme, dilaksanakan dalam dua tahap yang terencana. Pada hari pertama, para calon memaparkan visi, misi, dan gagasan, serta berdialog terbuka dengan sesama siswa. Hari kedua menjadi momen pencoblosan dan penghitungan suara yang dilakukan secara langsung di hadapan seluruh peserta.

Kepala Sekolah MTS-MA Nurul Falah, Suratman, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pendidikan yang strategis.

“Kami hadirkan suasana pemilu agar siswa tidak hanya memahami demokrasi dari buku, tetapi merasakannya langsung. Pemilihan ini adalah aspirasi murni siswa. Tujuannya jelas: membekali mereka dengan pemahaman tentang proses pemilihan yang jujur, adil, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Tahun ini, sebanyak empat calon dari kelas VII dan VIII maju dalam kontestasi terbuka ini. Pencalonan dilakukan secara mandiri maupun atas dukungan rekan satu kelas — sebuah cerminan bahwa kepemimpinan lahir dari kepercayaan bersama.

Melalui kegiatan ini, para siswa belajar hal-hal mendasar: menyampaikan pendapat secara santun, menghargai perbedaan pilihan, dan menerima hasil keputusan bersama dengan kepala tegak. Demokrasi bukan hanya soal memilih, tetapi juga menghormati hasil pilihan.

Suratman berharap, semangat yang terbangun ini tidak berakhir di ruang sekolah.

“Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi memiliki integritas pemimpin dan kesadaran berdemokrasi yang kuat. Inilah modal penting bagi masa depan bangsa kita,” harapnya.

Penulis: Syamsir HEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *