
MetronusaNews.id |Lebak,Banten. – Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, melantik sebanyak 192 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Senin (27/4/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Lebak ini mencakup 103 pejabat administrator (eselon III) dan 89 pejabat pengawas (eselon IV).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di lingkungan birokrasi Pemkab Lebak.
Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus bekerja secara profesional, bersih, dan menjunjung tinggi integritas.
Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah, ada kepercayaan yang diberikan sehingga harus dijaga dan dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Hasbi juga menekankan pentingnya komitmen seluruh pejabat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan dalam kinerja nyata di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, ia memberikan perhatian khusus kepada para camat yang baru dilantik. Menurutnya, camat merupakan perpanjangan tangan bupati di tingkat kecamatan dan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Camat adalah bupati di kecamatan. Harus hadir, menjaga kondusivitas, dan merangkul semua unsur masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para camat untuk aktif turun ke lapangan serta membangun komunikasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, dan tokoh agama guna menjaga kondusivitas daerah.
Tak hanya itu, Hasbi menyoroti praktik pungutan liar (pungli) yang masih menjadi perhatian di lingkungan birokrasi. Ia menegaskan tidak akan mentolerir tindakan tersebut dan siap mengambil langkah tegas.
“Kalau ada pungli dan terbukti, saya akan perintahkan inspektorat untuk memeriksa. Itu pelanggaran berat sesuai aturan disiplin ASN, dan saya tidak ragu untuk memberhentikan,” katanya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Pelantikan ini juga diharapkan menjadi momentum penguatan birokrasi agar lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Pelantikan tersebut merupakan salah satu langkah awal Bupati Hasbi dalam melakukan penataan birokrasi sejak menjabat, termasuk penguatan kinerja ASN untuk mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Lebak.
