Wakil Ketua DPRD Pesisir Barat Hadir di Deklarasi Damai Calon Peratin, Pilpratin 2026 Ditegaskan Harus Tertib dan Kondusif

  • Bagikan

MetronusaNews.id | PESISIR BARAT – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Muhammad Amin Basri, S.M., M.M., menghadiri Deklarasi Damai dan Pembekalan Calon Peratin pada Pemilihan Peratin (Pilratin) Serentak Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin dan Ulama, Kompleks Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, tersebut mempertemukan para calon Peratin bersama unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta pemangku kepentingan terkait dalam rangka menyamakan komitmen menghadapi tahapan Pilratin serentak.

Deklarasi damai menjadi titik penting sebelum kontestasi di tingkat pekon berlangsung. Para calon Peratin diharapkan tidak hanya memahami aturan dan tahapan pemilihan, tetapi juga mampu menjaga suasana tetap aman serta menghormati perbedaan pilihan di tengah masyarakat.

BUKAN SEKADAR SEREMONIAL

Kehadiran Wakil Ketua II DPRD Pesisir Barat dalam agenda tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan Pilratin tidak hanya menjadi urusan pemerintah dan calon Peratin. DPRD sebagai lembaga legislatif juga memiliki kepentingan dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan pekon berjalan sesuai kerangka regulasi yang berlaku.

Terlebih, aturan mengenai Pemilihan Peratin terus mengalami penyesuaian agar pelaksanaannya dapat selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta kebutuhan daerah.

Karena itu, deklarasi damai menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman seluruh calon bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dihadapi secara dewasa.

CALON PERATIN DIMINTA JAGA KONDISI

Pilratin serentak memiliki potensi menghadirkan persaingan yang cukup kuat di tingkat pekon. Karena itu, seluruh calon dan pendukungnya dituntut mengedepankan etika politik lokal, menghindari provokasi, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu konflik antarmasyarakat.

Wakil Ketua II DPRD Pesisir Barat, Muhammad Amin Basri, hadir bersama unsur terkait dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga tahapan Pilratin agar berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Pesan utamanya jelas: kompetisi boleh berlangsung, tetapi persatuan masyarakat harus tetap dijaga.

PILRATIN 2026 DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Selain menjadi ajang memilih pemimpin pekon, Pilratin merupakan bagian penting dari proses pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, kualitas pelaksanaannya tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih, tetapi juga oleh bagaimana seluruh tahapan dijalankan secara tertib, transparan, dan sesuai aturan.

Deklarasi damai dan pembekalan calon Peratin diharapkan menjadi komitmen awal untuk mencegah gesekan, menjaga persaudaraan, serta memastikan perbedaan pilihan politik tidak memecah hubungan sosial masyarakat pekon.

Penulis: RusdiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *