Dua Ruang Kelas SDN Mekarsari Rusak Berat dan Nyaris Roboh, Bertahun-tahun Disebut Belum Mendapat Rehabilitasi

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Kabupaten Tangerang – Kondisi memprihatinkan ditemukan di SDN Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, saat awak media MetronusaNews.id melakukan penelusuran lapangan pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Mekarsari Timur, Kampung Jantungeun, RT 02/RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, tersebut memiliki dua ruang kelas yang kondisinya disebut mengalami kerusakan berat.

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian bangunan tampak dalam kondisi memerlukan perhatian serius. Plafon terlihat jebol, terdapat bagian dinding yang retak, material kayu mengalami pelapukan, sementara bagian atap juga dinilai sudah tidak layak.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan apabila ruangan tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar tanpa penanganan dan pemeriksaan teknis lebih lanjut.

Sekolah Disebut Terpaksa Lakukan Perbaikan

Menurut keterangan pihak sekolah, beberapa bagian bangunan sebelumnya telah diperbaiki secara swadaya menggunakan anggaran sekolah. Perbaikan tersebut dilakukan karena pihak sekolah khawatir kondisi bagian atas bangunan dapat membahayakan siswa maupun guru.

“Karena takut roboh dan menimpa siswa, bagian atas seperti genteng dan kayu kami perbaiki sendiri menggunakan anggaran sekolah,” ujar sumber dari lingkungan sekolah kepada MetronusaNews.id.

Persoalan tersebut menjadi sorotan karena lokasi SDN Mekarsari berada tidak jauh dari pusat pemerintahan Desa Mekarsari. Namun, menurut keterangan pihak sekolah dan warga, kondisi kerusakan bangunan disebut telah berlangsung cukup lama.

Disebut Berulang Kali Diusulkan dalam Musrenbang

Pihak sekolah dan warga sekitar menyampaikan bahwa persoalan kondisi bangunan tersebut telah beberapa kali disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) maupun Musrenbang tingkat kecamatan.

Selain itu, pihak sekolah disebut telah berulang kali mengajukan proposal permohonan bantuan rehabilitasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

“Sudah bertahun-tahun kami ajukan. Setiap Musrenbang selalu kami bahas. Ke Dinas Pendidikan juga sudah berkali-kali kami sodorkan permohonan bantuan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ungkap salah satu sumber di lingkungan sekolah.

Keterangan tersebut masih merupakan informasi dari pihak sekolah dan warga. MetronusaNews.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengenai status usulan rehabilitasi, hasil verifikasi kondisi bangunan, serta kemungkinan penganggaran untuk perbaikan sekolah tersebut.

Keselamatan Siswa Menjadi Perhatian

Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan dapat melakukan peninjauan dan pemeriksaan kondisi bangunan secara langsung, sekaligus mengambil langkah penanganan apabila hasil pemeriksaan menyatakan bangunan membutuhkan rehabilitasi atau perbaikan segera.

Perhatian terhadap kondisi sarana pendidikan dinilai penting, khususnya apabila ruang kelas masih digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Jangan sampai penanganan baru dilakukan setelah terjadi kerusakan yang lebih parah atau muncul korban. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik semestinya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan prioritas rehabilitasi fasilitas pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, MetronusaNews.id masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Pemerintah Desa Mekarsari, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan dan informasi yang berimbang mengenai kondisi SDN Mekarsari serta tindak lanjut atas usulan rehabilitasi tersebut.

MetronusaNews.id — Aktual, Tajam & Terpercaya

Penulis: M. ArisEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *