
MetronusaNews.id | BUNGUR RAYA PANGANDARAN – Warga Dusun Karangpawitan, Desa Bungur Raya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, mengeluhkan kondisi jalan desa penghubung Bojong – Banjar Anyar yang rusak parah selama 4 tahun terakhir. Selasa(6/10/2026)
Jalan dengan lebar 3 meter dan panjang 1.350 meter tersebut menjadi akses vital bagi warga. Kondisinya kini sangat memprihatinkan, berbatu, berlubang, dan berdebu, seperti terlihat dalam video yang diterima redaksi.
Warga menyebut jalan ini bukan sekadar jalan penghubung biasa, melainkan “akses jalan hidup”. Jalan ini menjadi urat nadi perputaran ekonomi masyarakat, akses pendidikan anak sekolah, akses kesehatan, akses menuju pasar, serta akses untuk mengangkut hasil pertanian warga.
“Selama 4 tahun ini ruksak parah. Lebar jalan 3 meter, panjang 1350 meter. Ini jalan desa tapi akses ekonomi, akses hidup warga,” ungkap warga Dusun Karangpawitan.
Menurut warga, rusaknya jalan menghambat laju perekonomian. Kendaraan sulit melintas, biaya transportasi menjadi mahal, dan aktivitas warga terganggu. Saat musim hujan, jalan licin dan becek, sementara saat kemarau berdebu pekat.
Warga Dusun Karangpawitan, Desa Bungur Raya, berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran, khususnya Pemerintah Desa Bungur Raya dan Dinas terkait, untuk segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut, baik melalui pengecoran maupun pengerasan.
Mereka menilai perbaikan jalan ini sangat mendesak demi keberlangsungan perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Warga ingin merasakan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok dusun.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu realisasi perbaikan jalan yang menjadi harapan besar selama bertahun-tahun.
