
MetronusaNews.id | Muara Enim, 31 Mei 2026 – Pimpinan UPTD Puskesmas Tanjung Enim bersama Dokter Penanggung Jawab Unit Gawat Darurat (UGD) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai pelayanan UGD pada Minggu (31/5/2026).
dr. Zalmah, M.M.RS selaku Pimpinan UPTD Puskesmas Tanjung Enim menyampaikan bahwa Puskesmas Tanjung Enim selama ini tetap menyelenggarakan pelayanan UGD 24 jam setiap hari, termasuk pada malam hari, akhir pekan, maupun hari libur. Pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat tetap menjadi komitmen Puskesmas Tanjung Enim dan selama ini berjalan sebagaimana mestinya.
Berdasarkan hasil evaluasi internal, pada tanggal 31 Mei 2026 terjadi kendala akses pelayanan UGD yang menyebabkan pasien dan keluarga mengalami kesulitan memperoleh pelayanan sebagaimana mestinya.
Pada malam sebelum kejadian, petugas UGD masih memberikan pelayanan kepada pasien hingga sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah menyelesaikan pelayanan tersebut, petugas beristirahat.
Dalam pelaksanaan pelayanan UGD, pintu depan UGD setiap hari umumnya berada dalam keadaan tertutup sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan petugas, pasien, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Namun demikian, pintu tersebut biasanya tidak dalam keadaan terkunci sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan tetap dapat memperoleh akses pelayanan UGD selama 24 jam.
Pada dini hari tanggal 31 Mei 2026, setelah pelayanan pasien terakhir selesai sekitar pukul 03.00 WIB, pintu UGD dikunci dengan pertimbangan keamanan saat petugas beristirahat. Dalam kondisi normal, petugas jaga malam biasanya membuka kembali kunci pintu UGD setelah waktu Subuh sehingga masyarakat dapat langsung mengakses pelayanan UGD sebagaimana biasa. Namun pada kejadian tersebut, pembukaan kunci pintu tidak terlaksana sebagaimana biasanya sehingga pintu UGD masih dalam keadaan terkunci saat pasien datang sekitar pukul 06.00 WIB.
Selain itu, petugas jaga malam yang biasanya berada di area dekat pintu UGD pada saat tersebut berada di bagian belakang gedung sehingga kondisi pintu yang masih terkunci tidak segera diketahui.
Pada saat pasien datang, terdapat petugas UGD yang sempat keluar dari ruang istirahat. Namun petugas tersebut tidak mengetahui adanya pasien yang sedang menunggu pelayanan di luar UGD dan kemudian kembali masuk ke ruang istirahat. Karena pintu UGD masih dalam keadaan terkunci, suara dari luar tidak terdengar dengan jelas oleh petugas yang berada di dalam ruangan sehingga kedatangan pasien tidak segera diketahui dan pasien tidak segera mendapatkan respons sebagaimana mestinya.
Akibat kondisi tersebut, pasien dan keluarga mengalami kesulitan memperoleh pelayanan UGD. Atas kejadian tersebut, dr. Zalmah, M.M.RS selaku Pimpinan UPTD Puskesmas Tanjung Enim menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga yang terdampak.
Sementara itu, dr. Azmi Nawaliya selaku Dokter Penanggung Jawab UGD menyampaikan bahwa pelayanan UGD Puskesmas Tanjung Enim selama ini tetap berjalan 24 jam setiap hari, termasuk pada malam hari, akhir pekan, dan hari libur. Kejadian pada tanggal 31 Mei 2026 merupakan insiden yang terjadi pada satu kesempatan tertentu dan tidak mencerminkan pelaksanaan pelayanan UGD yang selama ini diberikan kepada masyarakat.
dr. Azmi Nawaliya juga menegaskan bahwa UGD Puskesmas Tanjung Enim tetap berkomitmen memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang cepat, aman, dan responsif kepada masyarakat serta mendukung langkah-langkah evaluasi dan perbaikan yang dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Pimpinan UPTD Puskesmas Tanjung Enim dan Dokter Penanggung Jawab UGD telah melakukan evaluasi internal dan akan melakukan penguatan sistem pengawasan, pemantauan kedatangan pasien, pengaturan pintu UGD pada malam hari, serta aspek pelayanan lainnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, kritik, dan masukan dari masyarakat. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.
Demikian klarifikasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya kami ucapkan terima kasih.
