Ketua Umum FRIC Tegaskan Dukungan untuk Polri Presisi, Siap Kawal dan Laporkan Oknum Polisi Bermasalah

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Jakarta – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program strategis Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun di sisi lain, organisasi yang dibentuk sebagai mitra kontrol sosial tersebut juga menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap oknum anggota Polri yang bertindak di luar prinsip Presisi dan merugikan masyarakat.

Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menyampaikan bahwa sejak awal organisasi tersebut dibentuk untuk mendukung program Presiden Republik Indonesia dan Kapolri dalam mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.

Menurut Dian, dukungan terhadap Polri bukan berarti menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih terjadi di lapangan. Sebaliknya, FRIC hadir untuk membantu mengawal proses perbaikan institusi melalui pengawasan sosial yang konstruktif dan bertanggung jawab.

“Fast Respon Indonesia Center memang terbentuk dan dibentuk oleh para petinggi Polri guna mendukung program Presiden dan Kapolri. Namun terhadap anggota Polri yang nakal dan tidak menjalankan prinsip Presisi, kami tidak akan diam. Kami akan melaporkan kepada para petinggi Polri agar dapat ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas H. Dian Surahman, Minggu (14/6/2026).

Dian menjelaskan bahwa salah satu fungsi utama FRIC adalah menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, media, dan institusi kepolisian. Melalui fungsi tersebut, berbagai informasi, masukan, kritik, hingga laporan dari masyarakat dapat disampaikan langsung kepada jajaran pimpinan Polri sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

Ia menegaskan bahwa tugas kontrol sosial yang dijalankan FRIC bukan untuk menjatuhkan institusi Polri, melainkan untuk memastikan reformasi dan pembenahan internal berjalan secara konsisten.

Menurutnya, Polri saat ini terus melakukan berbagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat profesionalisme anggota, serta membangun kembali kepercayaan masyarakat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu memberikan dukungan terhadap proses pembenahan tersebut.

“FRIC mendukung setiap program mulia Kapolri yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga menjadi bagian dari upaya menangkal hoaks dan informasi yang tidak benar tentang Polri. Namun kami tetap kritis terhadap perilaku oknum yang dapat merusak citra institusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dian mengingatkan bahwa hilangnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sering kali dipicu oleh tindakan segelintir oknum yang tidak menjalankan tugas sesuai prinsip Presisi. Oleh karena itu, pengawasan dan evaluasi harus terus dilakukan agar kepercayaan masyarakat dapat terjaga.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan tersebut, FRIC didukung jaringan media yang luas di berbagai daerah Indonesia. Setiap hari, ratusan media yang tergabung dalam jaringan FRIC turut memantau perkembangan informasi terkait pelayanan kepolisian serta berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Dian menyebutkan bahwa informasi dan pemberitaan terkait Polri dari berbagai daerah secara rutin disampaikan kepada para petinggi kepolisian, termasuk Kapolri, sebagai bentuk kontribusi terhadap upaya peningkatan kualitas institusi.

Ia juga meminta seluruh anggota FRIC di Indonesia untuk tetap menjalankan tugas kontrol sosial secara profesional, objektif, dan berintegritas.

“Kepada seluruh anggota FRIC, saya meminta agar tugas kontrol sosial benar-benar dilaksanakan dengan baik. Pegang teguh integritas, komitmen, dan profesionalisme. Dukung Polri yang bekerja untuk rakyat, namun jangan ragu melaporkan oknum yang mencederai kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi FRIC sebagai organisasi yang mendukung penguatan institusi Polri melalui kritik konstruktif, pengawasan sosial yang bertanggung jawab, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.

Penulis: SyfEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *