Kematian Luis Hutabarat Diduga Korban Pembunuhan di PT Agrinas Palma Nusantara, Massa Bakar Rumah Dinas Karyawan

  • Bagikan

MetronusaNews.id | LABURA – Suasana mencekam terjadi di areal perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara, Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (16/6/2026), menyusul ditemukannya seorang pria bernama Luis Hutabarat meninggal dunia. Kematian korban diduga berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan massa berkumpul di lokasi, sejumlah bangunan terbakar, serta situasi yang dipenuhi ketegangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga mengaku kecewa karena hingga beberapa jam setelah kejadian belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab kematian korban. Kekecewaan itu kemudian memicu aksi massa yang mendatangi kompleks perusahaan dan membakar dua unit rumah dinas karyawan sebagai bentuk protes.

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar warga menuntut agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kematian Luis Hutabarat.

“Jangan sampai nyawa warga dianggap enteng. Kami ingin mengetahui siapa pelakunya dan apa motifnya,” ujar salah seorang warga dalam video yang beredar.

Aparat kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mencegah aksi massa meluas. Hingga kini belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat insiden pembakaran tersebut.

Sementara itu, petugas kepolisian masih melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Agrinas Palma Nusantara belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.

MetronusaNews.id akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi berdasarkan keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak-pihak terkait.

Penulis: I. ManurungEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *