Beranikah Inspektorat Dan DPRD, Serta Kejaksaan Negeri Cilacap Memeriksa Kualitas Rabat Beton Desa Karanggintung Diduga Asal Jadi

  • Bagikan

Metronusa News, Cilacap – Pembangunan Rabat Beton Jalan Mawar 1 yang mempergunakan Dana Desa dengan Nilai Kontrak Rp.150.320.200 yang disinyalir tidak sesuai dengan Bistek. Temuan tersebut setelah Tim Media melakukan Kroscek lapangan. Dan bertemu dengan beberapa pekerja.

Menurut salah seorang pekerja yang berinisial AR. AR mengatakan bahwa tebal jalan rabat beton 15CM, untuk kualitas Coran K250. Masih menurut AR untuk pemasangan plastik hanya dilakukan bagian pinggir saja, tidak secara keselurahan ini sesuai arahan pelaksana. Menurut AR semestinya plastik harus dipasang semua, karena itu sangat penting supaya pada saat rabat beton di gelar air bisa tertahan, guna agar pengeringan beton tidak mendadak supaya beton menjadi lebih kuat dan tidak pecah pungkasnya.

Supaya berita ini tetap berimbang tim konfirmasi dengan TPK Desa Karanggintung melalui WhatsApp yaitu H, Bahwa penggunaan plastik hanya sebagian memang disengaja, dengan tujuan supaya rabat beton cepat mengering dan semen rabat beton bisa lebih cepat meresap ke tanah, ujarnya. 20/07/2026.

Dari beberapa item yang di terangkan oleh AR yang diduga tidak sesuai diantara Tebal coran diduga hanya 10CM dan Kualitas coran diduga keras tidak mencapai Kualitas K 250 seperti yang disampaikan AR

Dengan ada nya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan Bistek tersebut, diharapkan menjadi perhatian Inspektorat Kabupaten Cilacap, Dispermades, DPRD dan juga Kejaksaan negeri Cilacap, serta BPK-RI. Untuk melakukan investigasi lapangan, dan juga melakukan pengujian pada rabat beton apakah betul rabat Beton yang di gelar saat ini mencapai K250. Diharapkan dengan ada nya investigasi lapangan dari pihak terkait supaya pekerjaan ini sesuai dengan Bistek dan bisa di manfaatkan lebih lama oleh masyarakat penerima manfaat.

(TIM)

Editor: Red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *