
MetronusaNews, Cilacap – Hasil Tim Investigasi media MetronusaNews pada hari Senin 21 September 2026, pada hari Rabu 23 September 2026 dan pada hari Sabtu 26 September 2026 pada proyek :
Nama Pekerjaan : Pembangunan Irigasi Perpompaan Kelompok Tani Anba Sejahtera. Lokasi : Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Nomor & Tanggal Kontrak : 33.01.188.IRPOM/Kpts/PPK.LIP.2.9.1/SPK/08/2026. Kordinat Lokasi : 7’25’11.72’S-108’53’25.99’E. Luas Lahan Oncoran : 7 HA. Sumber Dana: APBN Kementerian Pertanian RI. Nilai Pekerjaan : Rp.155.700.000,- Jangka Waktu : 150 Hari Kalender. Mulai Pekerjaan : 4 Agustus 2026. Selesai Pekerjaan : 31 Desember 2026.

Tim Investigasi Media telah tiga kali kroscek lapangan tidak menemukan pengawas dari pihak Kelompok Tani maupun pengawas dari pihak konsultan pengawas sama sekali. Setiap Tim Investigasi Media konfirmasi dengan pekerja proyek tersebut, jawaban nya “kami hanya pekerja tidak tau siapa yang berhak bertanggung jawab pada proyek ini, yang ane nya bahkan pekerja pun tidak mau menyebutkan nama dirinya saat di konfirmasi.

Karena pekerja tukang di lapangan diduga sangat tertutup, Tim Investigasi Media terpaksa konfirmasi langsung dengan NS Kabid di dinas pertanian melalui pesan whatsapp. Guna ingin minta di jembatani pada pihak kelompok Tani untuk meminta Foto gambar pekerjaan proyek tersebut. Kemudian atas tanggapan positif dari NS Kabid pertanian ada orang yang menghubungi Tim Investigasi Media menyampaikan bahwa dia intinya ingin ketemu pada hari sabtu 26/9/2026. Kemudian Tim Investigasi Media mempertanyakan siapa nama nya dua kali tapi tidak mau ia menyebutkan namanya siapa ?
Kan ane jika ada orang mau ketemu tapi merahasiakan identitas namanya tentu membuat tanda tanya besar?
Sehubungan ia menjanjikan ingin ketemu di lokasi pekerjaan hari sabtu, pihak Media mempertanyakan jam berapa mau ketemu, tapi sangat di sayangkan ia juga tidak mau memastikan jam berapa mau ketemu, tapi ia menjanjikan pada Tim Investigasi Media bahwa sebelum pihak Tim Investigasi Media kluar melakukan aktivitas ia sudah memberikan kabar, ujarnya pada hari Rabu 23/9/2026.

Karena hari sabtu ia tidak memberikan kabar sesuai yang ia janjikan, pihak Tim Investigasi Media berpikir positif saja langsung ke lokasi proyek takut ia lupa ngabarin faktor kesibukannya, setiba di lokasi proyek ternyata ia tidak ada di lokasi. Kemudian Tim Investigasi Media memberitahu bahwa Tim Investigasi sudah di lokasi. Tapi dia justru diduga pura pura kaget bilang kok sudah di lokasi katanya, Tim Investigasi Media menjawab bahwa menepati janji dari dirinya sendiri, dan Tim Investigasi Media kembali meminta kirimkan foto gambar proyek tersebut lewat whatsapp, namun ia diduga tidak mau menanggapi memberikan gambar proyek yang di minta.

Tim Investigasi Media bukan tidak beralasan meminta gambar proyek tersebut, karena setiap Tim Investigasi Media kroscek lapangan tidak menemukan konsultan pengawas dan tidak menemukan pengawas dari pihak kelompok Tani sama sekali. Jadi bagaimana pekerjaan proyek tersebut mau sesuai spesifikasi jika pekerja jarang di awasi.

Oleh itu Tim Media berharap kepada pihak Inspektorat dan BPK-RI memeriksa pihak pihak yang bertanggung jawab jika proyek ini sudah di nyatakan selesai 100% oleh tim PPHP, guna agar tidak ada muncul kerugian negara.
(TIM – Investigasi)
