Warga Resah, Pria Berinisial K alias Kriss Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Kampung Banten Labusel

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Labusel — Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Dusun Kampung Banten, Desa Bunut, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), kembali menjadi sorotan. Warga mengaku resah dan berharap aparat penegak hukum (APH) segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Salah seorang pria berinisial K alias Kriss disebut-sebut oleh sejumlah warga diduga terlibat dalam aktivitas peredaran sabu di kawasan tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut masih berupa dugaan berdasarkan keterangan masyarakat dan belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang membenarkan tuduhan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MetronusaNews.id, warga menduga aktivitas transaksi narkotika telah berlangsung di sekitar wilayah Kampung Banten. Kondisi tersebut disebut menimbulkan kekhawatiran, khususnya terhadap keamanan lingkungan dan potensi dampak terhadap generasi muda.

Seorang warga berinisial AP mengaku khawatir dengan dugaan aktivitas peredaran narkotika yang disebut terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami sebagai warga sudah sangat resah. Dugaan aktivitas peredaran sabu itu sudah menjadi pembicaraan di lingkungan kami. Kami khawatir anak-anak muda dan keluarga kami ikut terdampak,” ujar AP, Jumat (25/9/2026).

Warga berharap Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan bersama Polsek Torgamba dapat melakukan penyelidikan secara profesional guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Masyarakat juga meminta agar setiap dugaan tindak pidana narkotika ditangani berdasarkan bukti dan prosedur hukum yang berlaku. Jika ditemukan bukti yang cukup, warga berharap aparat mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Hingga berita ini diterbitkan, MetronusaNews.id belum memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun klarifikasi dari K alias Kriss terkait dugaan tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.

Penulis: I. ManurungEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *