Polres Pesisir Barat Bergerak Cepat, Kebakaran Lahan di Karya Penggawa Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Pesisir Barat — Respons cepat Polres Pesisir Barat bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Atar Kayu Lada, Pemangku Sesanggai, Pekon Way Sindi Hanuan, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, pada Selasa malam (1/9/2026).

Kebakaran terjadi di sisi Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Krui–Bengkulu dan sempat menimbulkan kobaran api di lahan milik Niti Sumito. Lokasi kejadian berada pada koordinat -5.112822° LS, 103.890656° BT.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah pengguna jalan yang melintas. Mereka melihat kobaran api dan kemudian menyampaikan informasi kepada masyarakat sekitar, salah satunya Edi yang berada di sekitar ujung jalan.

Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Peratin Pekon Way Sindi Hanuan. Khawatir api semakin membesar dan merembet ke kawasan lain, laporan kemudian segera disampaikan kepada Polsek Pesisir Tengah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Mendapat laporan itu, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Respons cepat dilakukan mengingat kondisi lahan dipenuhi material kering yang berpotensi membuat api dengan cepat menjalar dan meluas.

Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Hadly Nasution, S.E., M.M., mengatakan berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi, api diduga berasal dari tumpukan sampah yang sebelumnya dibakar oleh petugas pembersih jalan di sekitar area jurang.

Api kemudian diduga menjalar ke tumpukan daun serta material kering di sekitarnya hingga menimbulkan kobaran yang membutuhkan penanganan tim gabungan.

“Setelah mendapatkan informasi, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan pengecekan serta pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala,” ujar Hadly.

Potensi Kebakaran Meluas Berhasil Ditekan

Kecepatan respons tim gabungan menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang lebih besar. Selain memadamkan api, petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di kawasan yang memiliki banyak material kering dan mudah terbakar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran, khususnya di sekitar lahan yang terdapat banyak material kering. Apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tegas Hadly.

Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Kewaspadaan dan partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran serupa.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan. Jangan sampai aktivitas pembakaran yang dianggap kecil justru berkembang menjadi kebakaran besar yang mengancam lingkungan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Setelah proses pemadaman selesai, situasi di lokasi terpantau aman. Petugas gabungan tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

MetronusaNews.id — Aktual, Tajam & Terpercaya

Penulis: RusdiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *