WAKIL BUPATI ROMLI TINJAU PILOT PROJECT MBG PRASMANAN, SPPG DIINGATKAN JANGAN HANYA KEJAR KEUNTUNGAN

  • Bagikan

MetronusaNews.id | KOTABUMI – Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., meninjau pelaksanaan Pilot Project Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan di SPPG SMKS Pemuda Muhammadiyah Abung Semuli, yang berlokasi di SMK Muhammadiyah Abung Semuli, Selasa (27/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Romli menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang berkualitas merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan unggul.

Menurutnya, tubuh yang sehat menjadi penopang bagi pikiran yang jernih. Dengan dukungan gizi yang baik, peserta didik diharapkan dapat menyerap ilmu pengetahuan secara optimal. Terlebih, ilmu pengetahuan yang diimbangi dengan akhlak akan melahirkan generasi yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa.

Namun, di balik pelaksanaan program MBG, Romli mengingatkan agar seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi benar-benar mengutamakan kualitas makanan dan pemenuhan standar gizi.

Ia menekankan pentingnya memperhatikan kualitas bahan baku, proses pengolahan, kebersihan, hingga penyajian makanan agar tidak mengurangi nilai gizi maupun membahayakan kesehatan para penerima manfaat.

“Melalui program Makan Bergizi Gratis, pemerintah ingin memastikan bahwa anak-anak memperoleh dukungan gizi yang memadai. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya porsi makanan, tetapi juga dari kualitas makanan, kebersihan proses pengolahan, hingga ketepatan distribusi. Di sinilah inovasi penyajian prasmanan memiliki arti penting,” jelas Romli.

Menurutnya, konsep prasmanan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat lebih aktif dalam proses penyajian makanan. Dengan pendampingan yang tepat, anak-anak dapat belajar mengenali makanan bergizi, mengambil makanan sesuai kebutuhan, menjaga kebersihan, mengantre dengan tertib, serta menghargai makanan yang telah disediakan.

Romli juga berpesan kepada Kepala SPPG beserta seluruh tim pelaksana agar senantiasa menjaga kualitas dan keamanan pangan, memperhatikan keseimbangan gizi, memastikan kebersihan selama proses pengolahan dan penyajian, serta melaksanakan pendistribusian makanan secara tepat waktu.

“Kepada tenaga ahli gizi, saya berharap pendampingan dan edukasi mengenai pentingnya gizi terus diperkuat, sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak,” tandasnya.

Kegiatan peninjauan Pilot Project MBG dengan konsep prasmanan tersebut turut dihadiri Perwakilan KPPG Bandar Lampung, Anggi Nur Prasetyo, S.Ab.; Ketua Pemuda Muhammadiyah Lampung Utara, Bakrie Apriadi, S.H.; Kepala Dinas Pendidikan, Sukatno, S.H., M.H.; Kepala Dinas Perhubungan, Anom Sauni, S.H., M.M.; Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Gunaido Uthama, S.IP., M.H.; serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Eva Karmilasari, S.Kep., M.Kes.

Hadir pula perwakilan Satpol PP, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Camat Abung Semuli, Ahmadi, S.STP., M.IP., serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Melalui penerapan konsep prasmanan ini, diharapkan pelaksanaan program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi sarana edukasi dalam membangun kebiasaan hidup sehat, disiplin, dan bertanggung jawab sejak dini.

Penulis: Syamsir HEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *