
MetronusaNews.id | CAKUNG, JAKARTA TIMUR – Ratusan warga Rusunawa Penggilingan Blok E, Cakung, Jakarta Timur, memadati Ruang Serba Guna dan Selasar Gedung Rusunawa yang berada di Gedung Tower E3 untuk mengikuti bakti sosial pemeriksaan mata dan pembagian kacamata, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) bersama Yayasan Amal Mata Indonesia (YAMI) dan Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI).
Bakti sosial tersebut mengusung tema “Berbagi Terang untuk Masa Depan!”. Kegiatan itu bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan mata sekaligus membantu warga mendapatkan kacamata dengan harga terjangkau.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang tinggi. Warga yang terdiri dari anak-anak, orang tua, dan lansia sejak pagi terlihat antre secara tertib untuk melakukan registrasi.
Rangkaian acara diawali dengan tiga agenda utama. Sambutan pertama disampaikan Ibu Pdt. Debby Wowor yang mewakili Gereja Kristen Maranatha Indonesia. Sambutan kedua berupa penyuluhan kesehatan mata yang disampaikan Ibu Diana Mongan dari Yayasan Amal Mata Indonesia. Sambutan ketiga sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan Bapak Ariasa Supit, Bendahara Umum DPP Kerukunan Keluarga Kawanua.
Setelah acara pembukaan, tim profesional dari YAMI melakukan pemeriksaan ketajaman penglihatan. Tim menggunakan Snellen Chart atau papan huruf E. Tim juga melakukan pemeriksaan refraksi mata dan konsultasi keluhan mata warga.
Warga yang terdeteksi mengalami gangguan penglihatan diarahkan ke meja display. Panitia menyediakan kacamata PLUS dengan donasi Rp20.000 per buah. Panitia juga menyediakan kacamata MINUS dan Anti Radiasi untuk anak-anak dan dewasa dengan donasi Rp50.000 per buah. Selain itu, panitia menyalurkan 100 kacamata gratis khusus untuk anak-anak dan lansia warga Kawanua.
Seorang relawan YAMI menegaskan komitmen lembaganya. “Kami ingin memastikan anak-anak bisa melihat dengan jelas dulu, baru bisa belajar dengan baik. Sesuai slogan kami, First See then Learn,” ujarnya.
Panitia tidak hanya melayani pemeriksaan dan pembagian kacamata. Panitia juga memberikan edukasi perawatan kacamata melalui banner. Materi edukasi meliputi cara mencuci kacamata dengan air hangat, cara mengeringkan dengan kain halus, cara melepas kacamata dengan dua tangan, serta larangan meletakkan kacamata di atas kepala.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore itu berjalan aman, tertib, dan penuh keakraban. Seorang warga mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. “Sangat membantu sekali, apalagi untuk kami yang di rusun. Pemeriksaan dekat, kacamata juga murah. Mata jadi jelas lagi,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, KKK, YAMI, dan GKMI berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat. Donasi kacamata itu bukan sekadar alat bantu lihat, melainkan jendela untuk masa depan yang lebih terang.
Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP KKK adalah yang membuat perencanaan, mengatur, dan juga merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut bersama YAMI dan GKMI.
