
MetronusaNews, Cilacap – Pelaksanaan proyek pembangunan kantor perum jasa tirta l cilacap di jalan Dr. wahidin sudiro husodo Kelurahan Sidakaya Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah menjadi sorotan tajam masyarakat. Berdasarkan hasil investigasi di lapangan yang dilakukan oleh para awak media pada hari jumat 11/09/ 2026, proyek yang bersumber dari dana negara tersebut pelaksana proyek diketahui tidak mencantumkan nilai besaran anggaran pada papan informasi proyek di lokasi kerja, serta tidak mencantumkan tanggalย mulai masa kerja dan kapan berahir habis masa kontrak kerja, hanya mencantumkan 210 hari kalender, bahkan sumber dana proyek pun tidak di cantumkan. Masyarakat mempertanyakan ada apa sebetulnya pihak pelaksana proyek tidak mau transparan mencantumkan nilai kontrak dan mencantumkan tanggal mulai kerja serta tanggal habis masa kontrak dan merahasiakan sumber dana proyek tersebut, ada apa dan mengapa ?

Sesuai dengan regulasi yang berlaku, setiap proyek yang dibiayai oleh uang negara – baik melalui APBD maupun APBN – wajib mematuhiย Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta regulasi turunannya mengenai pengadaan barang dan jasa pemerintah. Mengaburkan nilai anggaran, sumber dana dan tanggal mulai bekerja serta tanggal berakhir masa kontrak di papan informasi proyek dinilai melanggar hak masyarakat untuk melakukan pengawasan dan diduga sengaja niat menghalangi masyarakat dengan cara tidak transparan dan melanggar ketentuan yang berlaku.

Saat tim awak media mencoba melakukan konfirmasi di lokasi proyek, tidak ada satupun perwakilan dari kontraktor pelaksana PT. Jasa Tirta Energi yang berada di tempat untuk memberikan penjelasan. Kemudian tim media konfirmasi dengan ๐ผ๐ yang mengaku dirinya sebagai bagian dari humas pihak proyek tersebut lewat whatsapp. Ternyata tidak juga bisa memberikan jawaban, alasan nya “๐ ๐๐ก๐๐ช ๐ข๐๐ช ๐ก๐๐ฃ๐๐จ๐ช๐ฃ๐ ๐ ๐ ๐ ๐๐ ๐จ๐๐ก๐๐ ๐๐ฃ, ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐๐๐๐ฉ๐ ๐๐ฃ ๐จ๐๐ฎ๐, ๐จ๐๐ฎ๐ ๐ข๐๐ก๐ช ๐ ๐๐ก๐๐ช ๐๐๐ง๐๐ฃ๐ฎ๐ ๐๐๐๐๐ฃ๐. ๐๐ค๐ฃ๐๐๐ค ๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐ฃ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ ๐๐จ๐๐ฃ๐”, ujarnya. Sabtu 12/9/2026.
Kemudian Tim media langsung mengkonfirmasi pihak perusahaan melalui pesan whatsapp pada hari Sabtu 12/9/2026. Namun sangat di sayangkan hingga berita ini di terbitkan, pihak perusahaan belum memberikan jawaban konfirmasi nya secara resmi.

Awak media mendesak pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dan inspektorat daerah untuk segera turun ke lapangan, guna memeriksa proyek tersebut, demi mencegah terjadinya kerugian negara.
(Red – Tim Investigasi)
