
MetronusaNews, Cilacap – Revitalisasi yang menelan dana Anggaran melalui APBN sebesar Rp.1.047.951.117 tentu Pemerintah mengharapkan bangunan tersebut mendapatkan kualitas yang baik dan berkualitas. Sepertinya harapan tersebut hanyalah isapan jempol belaka setelah tim Media melakukan kroscek lapangan. Diduga banyaknya item pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

Diantara jarak pemasangan besi begel menurut WN selaku konsultan, bahwa jarak pemasangan besi begel 15CM, setelah dilakukan pengukuran secara bersama-sama jarak nya mencapai 20CM. Tentu ini diduga cara jahat mengurangi penggunaan besi bengel dan mengurangi kualitas bangunan.

Selanjut nya Tim juga konfirmasi dengan WN kenapa besi 10 ini agak kecil, menurut WN tidak ada istilah besi 10 Full atau besi 10 biasa. Yang penting besi 10. Tentu nya ini pemahaman yang sesat karena jelas kalau besi 10 Full lebih besar dan harga nya lebih mahal, kalau besi 10 biasa lebih kecil dan harga nya lebih murah tentu nya berkualitas rendah.
Untuk bagian tiang teras atau pilar, besi tiang teras hanya di ikat kan saja pada rangka selop tidak tertanam pada pondasi teras. Artinya besi tiang teras hanya ditempelkan saja pada selop tidak menyatu dengan pondasi.25/08/2026.

Selanjutnya berdasarkan keterangan dari salah satu pelaksana, bahwa ada perubahan posisi tangga yang tidak sesuai dengan gambar. Untuk kualitas beton pada lantai dua menggunakan campuran empat ember (ember cat 25Kg) pasir, enam ember (ember cat 25Kg) spelit dan satu sak semen, dan pelaksana sendiri tidak tau berapa kualitas beton yang dipakai. Untuk penggunaan kayu kusen berdasarkan keterangan pelaksana kayu Laban muda karena warna nya masih putih. Dapat diduga keras bahwa pelaksanaan revitalisasi SD Muhammadiyah Caruy tidak sesuai dengan spesifikasi. 28/08/2026.

Temuan ini diharapkan menjadi perhatian BPK-RI, BPKP dan juga Aparat Penegak Hukum, supaya dapat melakukan Audit dan juga melakukan pemeriksaan yang mendalam. Setelah bangunan ini selesai. Karena terlalu banyak uang Rakyat yang di hamburkan secara percuma . Hanya untuk mendapatkan kualitas bangunan yang diduga rendah.30/08/2026.
(Tim/Red).
