
Metronusa News, Banjarnegara, Jawa Tengah – Korban kecelakaan kerja di PT Blesscon Banjarnegara yang terjadi pada 15 bulan lalu dikabarkan akan menjalani operasi plastik, sebagai bagian dari proses pemulihan akibat luka yang yang dialaminya, dan diketahui saat ini korban masih menjalani perawatan dan membutuhkan penanganan medis yang berkelanjutan.
Dugaan kasus kecelakaan kerja ini sejak awal menjadi sorotan masyarakat dan publik. hingga mengakibatkan. aksi dari sejumlah pihak pada awal 2026.
Selain menghadapi proses pemulihan, pihak keluarga korban saat ditemui wartawan dirumahnya pada Minggu (02/8/2026) mengungkapkan bahwa, Pihak nya merasa kecewa, “karena gaji yang menjadi haknya kerap dibayarkan terlambat.
“Saya berharap agar perusahaan dapat memenuhi hak-hak pekerja secara tepat waktu,maupun memberikan perhatian “yah khususnya terutama bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja seperti saya ini. “ungkap korban.
Dilokasi yang sama masih di rumah korban, Pihak keluarga korban pun kepada wartawan juga mengungkapkan hal yang sama dengan Korban, “Pada intinya kami sama seperti apa yang di katakan dan dikeluhkan Warsito, “memang benar apa yang dikatakan Wasito bahwa gaji selalu saja terlambat, dan kami orang tidak mampu.
Berdasarkan informasi tersebut awak media mencoba hubungi yatno perwakilan PT KBM cab Banjarnegara.
Sebagai pihak Outsourcing . saat di hubungi dan dikonfirmasi melalui pesan WhastApp pihak nya ”
“membenarkan bahwa Warsito adalah karyawan outsourcing dari PT Karya Bintang Mandiri (KBM), menurutnya.
“nanti kami akan berkoordinasi dengan Pihak pusat. ” ungkapnya.
Hingga berita ini dirilis dan diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak PT Karya Bintang Mandiri (KBM) selaku penyedia tenaga kerja mengenai keluhan atas keterlambatan pembayaran gaji tersebut sesuai pernyataan yang disampaikan korban kepada wartawan.
(Ratih)
