Beranikah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Membongkar Dugaan Sukses Fee Pada Proyek Kementerian Pertanian

  • Bagikan

Metronusa News, Cilacap – Muncul nya dugaan ini berawal dari konfirmasi dengan Kelompok Tani Sidamaju Desa Ciklapa Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Yang mana Kelompok tersebut mendapatkan Pekerjaan Optimasi Lahan Non Rawa dengan Nilai Kontrak sebesar Rp.253.000.000

Berdasarkan keterangan pengawas lapangan yang berinisial KO. Menjelaskan kepada Tim Media bahwa untuk spesifikasi pekerjaan untuk tebal lantai 20CM, tebal dinding saluran 30CM.

KO juga menjelaskan dengan Tim Media bahwa pekerjaan Optimasi Lahan Non Rawa ini tidak lah gratis. Kita cukup tau sama tau, bahwa kita juga menyetor uang. Tentu keterangan ini membuat Tim Media menjadi terkejut. 17/07/2026

Wajar-wajar saja kalau pekerjaan diduga keras tidak sesuai dengan Bistek dan Bill Out Quantiti (BOQ). Mengingat terlalu banyak setoran Siluman.

Dengan ada nya dugaan setoran Sukses Fee pada pekerjaan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Direktorat Jendral Lahan dan Irigasi Pertanian. Di Kabupaten Cilacap, diharapkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun dan melakukan investigasi Lapangan. Dan melakukan penelusuran siapa saja yang diduga menerima Sukses Fee. Dengan tujuan memberantas tindak pidana korupsi. Pada proyek Pemerintah yang mengakibat kan Kerugian Negara dan penurunan pada kualitas pekerjaan.

(TIM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *