
Metronusa News, CILACAP – Kelompok Tani Sido Makmur yang berlokasi di Desa Bulaksari, Kabupaten Cilacap, menunjukkan keberhasilan dalam mengelola bantuan program Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) dari Pemerintah. Program yang disalurkan melalui aspirasi Bapak Sudarna pada tahun 2024 ini bertujuan untuk mendorong kemandirian petani dalam penyediaan pupuk berkualitas sekaligus mendukung pertanian ramah lingkungan. Selasa 13/05/2026.
Ketua Kelompok Tani Sido Makmur, Samingan, menjelaskan bahwa bantuan senilai Rp200 juta tersebut diwujudkan dalam bentuk sarana penunjang produksi yang komprehensif, meliputi:
8 ekor sapi sebagai sumber bahan baku utama pupuk.
Pembangunan kandang sapi dan gudang kompos (Unit Pengolahan).
Mesin pencacah organik untuk mempercepat proses dekomposisi.
Kendaraan roda tiga untuk operasional pengangkutan.

Produksi dan Jangkauan Pasar Meski sempat menghadapi kendala cuaca yang memengaruhi proses pengeringan kotoran sapi, Kelompok Tani Sido Makmur kini mampu memproduksi rata-rata 1 ton pupuk organik per bulan saat kondisi cuaca optimal.
Produk pupuk yang dikemas rapi ini dipasarkan dengan harga terjangkau, berkisar antara Rp7.000 hingga Rp10.000 per kantong, tergantung jarak pengiriman. Saat ini, target pemasaran telah menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap, mulai dari pedagang tanaman hias (jongko bunga), petani buah dalam pot (tabulampot), hingga pengelola kebun.
Edukasi dan Harapan ke Depan, Samingan menekankan pentingnya beralih dari ketergantungan pupuk kimia ke pupuk organik demi menjaga kesehatan tanah jangka panjang.
“Harapan saya kepada pemerintah adalah agar sosialisasi ke masyarakat lebih ditingkatkan lagi. Jika petani terus bergantung pada kimia tanpa mencoba organik, kendala pertanian akan semakin rumit di masa depan. Minimal kita mulai dengan perbandingan 50:50,” ujar Samingan.

Pihak kelompok tani juga rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk terus menyempurnakan teknik pengolahan, termasuk inovasi penggunaan plastik pada area penjemuran guna mempercepat proses produksi.
Ketersediaan Pakan Mandiri Terkait keberlangsungan operasional, Kelompok Sido Makmur memastikan ketersediaan pakan untuk 8 ekor sapi bantuan tetap aman. Memanfaatkan luasnya lahan di Desa Bulaksari, kelompok tani secara mandiri menanam rumput gajah, odot, dan pakchong di area sekitar perkebunan warga.
Melalui program UPPO ini, Kelompok Tani Sido Makmur optimis dapat menjadi pelopor pertanian organik di Desa Bulaksari dan berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
(STMN)
