
Metronusa News, Banjarnegara, Jateng – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Banjarnegara melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bantuan air bersih disalurkan kepada warga Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.
Penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan ‘Aisyiyah terhadap kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjarnegara. Berdasarkan informasi LLHPB PDA Banjarnegara, sebanyak tiga tangki air bersih dijadwalkan didistribusikan ke Desa Somawangi.

Selain Somawangi, bantuan air bersih juga telah menyasar sejumlah titik lain yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, di antaranya Desa Jalatunda dan Desa Kaliajir. Sebelumnya, sebanyak tujuh tangki air bersih disiapkan untuk membantu warga di tiga desa pada dua kecamatan.yaitu di kecamatan bawang dan Purwanegara
Kondisi kekeringan membuat sebagian warga mengalami keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air bersih menjadi kebutuhan penting, terutama untuk minum, memasak, serta keperluan rumah tangga.
Perwakilan DPD Aisyiah Banjarnegara Niken Agustina saat di temui awak media menjelaskan
“pagi ini kami dari pimpinan daerah Aisyiyah Banjarnegara lewat LLHPP yaitu lembaga Lingkungan hidup dan Penanggulangan Bencana. kita memang rutin untuk memberikan bantuan bukan hanya di musim kemarau kami juga kalau ada musim hujan dan bencana yang lain kita juga memberi bantuan jadi karena ini musim kemarau kami kegiatan Kami adalah dropping air bersih dan kami bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Banjarnegara .ada beberapa titik yang di mulai dua minggu yang lalu. kami dropping di Desa Jalan tunda. Kecamatan Purwanegara. Kecamatan Mandiraja Kecamatan Bawang dan beberapa Kecamatan daerah selatan.
harapan kami bahwa yang pertama mudah-mudahan hujan segera turun untuk ke depan Kami memang berharap pemerintah bisa membangun seperti Embung itu bisa bisa mengumpulkan air hujan dan bisa digunakan oleh orang-orang sekitar area itu. “Ujarnya menjelaskan
Bagi warga Somawangi, kedatangan bantuan air bersih menjadi angin segar di tengah musim kemarau.
“Berterimakasih sekali kepada ibu ibu Aisyiah yang sudah membantu kami dengan mengirimkan air bersih untuk kami ” ujar manisah warna dusun kembaran somawangi Rt03 RW 04.
Masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mengurangi beban warga yang harus mencari sumber air alternatif.
Kekeringan di Banjarnegara sendiri semakin meluas pada musim kemarau 2026. , termasuk Desa Somawangi, Jalatunda, dan Kaliwungu di Kecamatan Mandiraja.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga telah menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, sehingga sinergi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat sangat diperlukan dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak.
Melalui aksi dropping air bersih ini, PDA ‘Aisyiyah Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
Gerakan kemanusiaan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau titik-titik lain yang membutuhkan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau dapat tetap terpenuhi.
(Ratih)
