
Metronusa News, Karanganyar – Kemeriahan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 tidak hanya tersaji dari sengitnya pertandingan para atlet Mobile Legends terbaik se-Jawa Tengah. Semangat dan kreativitas para pendukung dari masing-masing kontingen turut menjadi daya tarik tersendiri melalui gelaran Lomba Suporter yang menghadirkan suasana kompetisi yang meriah, tertib, dan penuh sportivitas.
Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jateng mengatakan bahwa Lomba suporter menjadi salah satu program pendukung yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi generasi muda sekaligus membangun atmosfer pertandingan yang positif dan berkesan.
“Berbagai kreativitas akan ditampilkan para pendukung tim melalui yel-yel khas, koreografi kelompok, banner kreatif, kostum unik hingga kampanye dukungan yang positif di media sosial ” terang Kabid Humas Polda Jateng Kombespol. Artanto di Mapolda Jateng pada Kamis (18/6)
” Tak hanya memberikan semangat kepada tim yang bertanding, para suporter juga akan menunjukkan identitas daerah maupun komunitas yang mereka wakili dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan ” tambahnya.
Kabid Humas mengatakan bahwa lomba suporter dalam Kapolda Jateng Cup Esports 2026 tidak sekadar mencari kelompok pendukung yang paling ramai, melainkan menjadi wadah pembinaan karakter dan kreativitas generasi muda.
“Lomba suporter dalam Kapolda Jateng Cup Esports 2026 ini juga akan menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan sportivitas generasi muda. Melalui lomba suporter, kami ingin membangun budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan komunitas generasi muda di Jawa Tengah,” ujar Kombes Pol Artanto.
Menurutnya, keberhasilan sebuah event esports modern tidak hanya ditentukan oleh kualitas pertandingan, namun juga oleh atmosfer yang dibangun oleh komunitas pendukung. Oleh karena itu, Polda Jateng ingin menghadirkan budaya mendukung tim secara positif, tanpa merendahkan lawan dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas kepada generasi muda. Menang dan kalah adalah bagian dari kompetisi, namun persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Artanto menilai karakter generasi Z yang kreatif, ekspresif, dan aktif di media sosial menjadi modal besar untuk menghadirkan suasana kompetisi yang lebih hidup dan menarik. Karena itu, lomba suporter juga menjadi ruang bagi para pelajar, mahasiswa, komunitas gamer untuk menyalurkan kreativitas mereka secara produktif.
Selain mempererat solidaritas antar pendukung, kegiatan ini juga menjadi sarana community engagement yang memperkuat hubungan antara Polda Jateng dengan generasi muda melalui kegiatan yang positif dan membangun.
Melalui Lomba Suporter Kapolda Jateng Cup Esports 2026, Polda Jateng berharap semangat kreativitas, persaudaraan dan sportivitas dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga kompetisi tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan membangun budaya kompetisi yang sehat di Jawa Tengah.
