SETAHUN MANDek, MAHASISWA KEMBALI DEMO KANTOR KELURAHAN TENGAH, TAGIH HADIAH Rp1 MILIAR DARI GUBERNUR JABAR

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Cibinong -Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Bogor kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (23/10/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menagih kejelasan realisasi hadiah Kelurahan Terbaik senilai Rp1 miliar yang dikaitkan dengan komitmen Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Mahasiswa menyoroti belum terealisasinya hadiah tersebut sejak 2025 hingga Oktober 2026. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kepastian pencairan anggaran penghargaan yang diharapkan dapat mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kelurahan Tengah.

Dalam orasinya, massa mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar memberikan kepastian terkait status anggaran, mekanisme pencairan, serta jadwal realisasi hadiah senilai Rp1 miliar tersebut.

Menurut para demonstran, kejelasan realisasi penghargaan sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang transparan mengenai tindak lanjut atas prestasi yang telah diraih kelurahan.

Mereka juga berharap dana tersebut, apabila telah memenuhi ketentuan dan dapat direalisasikan, mampu dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lurah Tengah Terima Aspirasi Mahasiswa

Lurah Tengah, Awan Sundawan, menemui langsung massa aksi untuk menerima aspirasi dan menjaga komunikasi agar penyampaian pendapat berlangsung kondusif.

Dalam pertemuan dengan perwakilan demonstran di depan kantor kelurahan, Awan menyatakan kesiapannya untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada Gubernur Jawa Barat.

“Kami siap menampung aspirasi rekan-rekan mahasiswa dan berjanji akan menyampaikannya langsung ke Gubernur Jawa Barat,” ujar Awan Sundawan.

Ia juga berharap aksi tersebut dapat mendorong perhatian dari pemerintah provinsi sehingga persoalan realisasi hadiah Kelurahan Terbaik memperoleh kejelasan.

“Semoga dengan adanya aksi ini menjadi lebih terang,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menjadi respons pihak kelurahan atas tuntutan mahasiswa yang meminta agar persoalan hadiah Rp1 miliar tidak terus berlarut-larut tanpa kepastian yang jelas.

Mahasiswa Menanti Kepastian Realisasi

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan setempat. Setelah menyampaikan tuntutan dan menerima respons dari pihak kelurahan, massa membubarkan diri secara teratur.

Meski aksi telah berakhir, substansi tuntutan mahasiswa masih menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penyampaian aspirasi oleh pihak kelurahan diharapkan menjadi langkah awal untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai status penghargaan tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dalam bahan informasi yang diterima redaksi mengenai kepastian pencairan, status administrasi anggaran, maupun jadwal realisasi hadiah Rp1 miliar itu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Redaksi membuka ruang bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan dan hak jawab guna melengkapi informasi mengenai persoalan tersebut.

MetronusaNews.id – Aktual, Tajam & Terpercaya.

Penulis: BidawanEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *