
MetronusaNews.id | KABUPATEN TANGERANG — Upaya awak media untuk memperoleh konfirmasi resmi terkait proyek pengerasan jalan menggunakan paving blok di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, kembali menemui jalan buntu.
Pada Kamis (24/9/2026), awak media mendatangi Kantor Kecamatan Jambe untuk meminta penjelasan mengenai proyek yang sebelumnya disorot karena diduga memiliki sejumlah persoalan pada kualitas pekerjaan. Namun, Camat Jambe, Kasi Pembangunan, maupun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tidak berada di kantor saat awak media datang.
Berdasarkan keterangan salah seorang staf, para pejabat tersebut sedang mengikuti kegiatan di luar kantor. Namun, ketika ditanyakan mengenai jenis kegiatan dan lokasi keberadaan mereka, staf tersebut belum dapat memberikan penjelasan secara rinci.
Situasi tersebut membuat upaya konfirmasi terkait penggunaan anggaran publik belum mendapatkan jawaban langsung dari pihak kecamatan.
“Kami datang untuk meminta klarifikasi secara resmi. Seharusnya pihak terkait diberikan ruang untuk menjelaskan persoalan yang sedang menjadi perhatian masyarakat,” ujar salah seorang awak media di lokasi.
Sebelumnya, LSM BP2A2N menyoroti kondisi pekerjaan paving blok di Desa Taban. Dari hasil pemantauan mereka, ditemukan sejumlah paving blok yang disebut mengalami retak dan pecah, sementara sebagian pemasangan dinilai kurang rapi.
Proyek tersebut disebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp69.800.000 dan bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Namun, terkait kualitas pekerjaan maupun kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis, diperlukan penjelasan dari pihak pelaksana dan instansi berwenang.
Selain persoalan kualitas pekerjaan, beredar pula dugaan adanya keterlibatan oknum berinisial TF dalam proyek tersebut. Dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan klarifikasi serta bukti pendukung dari pihak-pihak terkait.
Karena itu, pihak Kecamatan Jambe diharapkan memberikan penjelasan terbuka mengenai status proyek, pihak pelaksana, pengawasan pekerjaan, spesifikasi teknis, serta mekanisme penggunaan anggarannya.
Hingga berita ini ditayangkan, MetronusaNews.id masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari Camat Jambe, Kasi Pembangunan, PPTK, maupun pihak pelaksana proyek.
Media ini juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan sesuai prinsip keberimbangan jurnalistik.
