Dedi Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Sekitar Pabrik Kelapa Sawit LTS Kampung Pajak, Warga Desak Polisi Segera Bertindak

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Labuhan Batu Utara  — Warga Kampung Pajak, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengaku resah dengan dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu yang disebut berlangsung di sekitar kawasan Pabrik Kelapa Sawit LTS Kampung Pajak.

Dalam informasi yang dihimpun MetronusaNews.id dari sejumlah warga, seorang pria yang disebut bernama Dedi diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan verifikasi dari aparat penegak hukum.

Warga menyebut aktivitas transaksi diduga berlangsung di sejumlah titik di sekitar kawasan pabrik, termasuk area pinggir jalan dan lokasi terbuka. Mereka mengaku khawatir kondisi tersebut dapat berdampak terhadap keamanan lingkungan serta generasi muda yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

“Di sekitar LTS Kampung Pajak itu memang sering terlihat aktivitas yang kami curigai sebagai transaksi narkoba. Nama Dedi sering disebut warga. Kami berharap polisi segera turun dan melakukan pemeriksaan,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut warga, keresahan tersebut bukan persoalan baru. Mereka berharap laporan dan informasi masyarakat tidak berhenti pada tahap pengumpulan informasi, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah hukum sesuai prosedur.

Keberadaan dugaan aktivitas narkotika di sekitar kawasan fasilitas ekonomi dan jalur yang dilalui masyarakat juga menjadi perhatian warga. Mereka meminta aparat melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah informasi mengenai dugaan peredaran sabu tersebut benar atau tidak.

Warga Minta Penindakan Berdasarkan Bukti

Warga meminta Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Utara bersama jajaran Polsek setempat melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

“Kami meminta aparat datang dan melakukan penyelidikan. Kalau memang terbukti ada peredaran narkoba, tentu harus diproses sesuai hukum. Kami hanya ingin lingkungan kami aman,” kata warga lainnya.

MetronusaNews.id menegaskan bahwa penyebutan nama Dedi dalam pemberitaan ini merupakan dugaan berdasarkan keterangan warga, bukan penetapan bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana. Status hukum dan kebenaran informasi tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum setelah dilakukan penyelidikan dan pembuktian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Polres Labuhanbatu Utara maupun pihak terkait mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di sekitar Pabrik Kelapa Sawit LTS Kampung Pajak tersebut.

MetronusaNews.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebut maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan keterangan secara resmi.

Penulis: I. ManurungEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *