
MetronusaNews.id | JAKARTA — Logo bertuliskan “Mandiri” yang sebelumnya terpasang di bagian atas salah satu gedung Bank Mandiri di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, mendadak dilepas pada Senin (24/8/2026).
Pelepasan logo tersebut menjadi perhatian publik setelah foto dan video proses penurunan logo beredar luas di media sosial. Sebelumnya, pada Minggu (23/8), tulisan “Mandiri” masih terlihat terpasang di bagian kanan atas fasad gedung.
Yang membuat peristiwa ini semakin ramai diperbincangkan adalah waktunya yang berdekatan dengan polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Rekening tersebut disebut berisi dana sekitar Rp80,9 juta, yang menurut Supriyono berasal dari dana pribadi dan donasi untuk mendukung kebutuhan operasional aksi. Bank Mandiri sebelumnya menjelaskan bahwa pemblokiran rekening dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.
Viral dan Memunculkan Spekulasi
Pencopotan logo Bank Mandiri kemudian memunculkan beragam spekulasi di media sosial. Sebagian warganet menghubungkan hilangnya logo tersebut dengan seruan boikot dan rencana aksi massa pada 27 Agustus 2026.
Namun, hingga Rabu (26/8/2026), belum ada keterangan resmi dari Bank Mandiri yang menyatakan bahwa pencopotan logo berkaitan dengan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok maupun rencana demonstrasi.
Dengan demikian, hubungan antara pencopotan logo dan polemik rekening tersebut masih sebatas dugaan serta spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Bank Mandiri Masih Bungkam soal Alasan Pencopotan
Pemandangan gedung tanpa logo korporasi tersebut tentu menimbulkan pertanyaan: apakah pencopotan merupakan bagian dari pekerjaan teknis atau pemeliharaan gedung, atau memang ada alasan lain?
Sampai informasi ini dihimpun, belum ditemukan penjelasan resmi yang memastikan alasan pencopotan logo tersebut.
MetronusaNews.id menilai klarifikasi dari pihak Bank Mandiri penting agar publik tidak terus berspekulasi mengenai perubahan tampilan gedung tersebut.
Pertanyaan publik kini sederhana: mengapa logo “Mandiri” dilepas tepat di tengah memanasnya polemik rekening Botok dan menjelang aksi 27 Agustus?
Jawabannya masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Bank Mandiri.
***
