
MetronusaNews.id | BOGOR – Dalam rangka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Ketua Forum Komunikasi Komite Satuan Pendidikan (FKKSP) Kecamatan Parung Panjang, M. Hilman Nurjaman, memberikan arahan dan pembinaan kepada para peserta didik baru SMK Yastrif 2 Parung Panjang 15/07/2026
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Acara dihadiri oleh Kepala SMK Yastrif 2 Parung Panjang, Adi Budianto, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Agus Mulyawan, S.H., beserta jajaran dewan guru yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan karakter peserta didik sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter peserta didik sejak hari pertama mengikuti proses pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, M. Hilman Nurjaman mengajak seluruh siswa untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Dalam arahannya, Hilman menegaskan bahwa masa depan para siswa sangat ditentukan oleh sikap dan pilihan yang mereka ambil sejak dini. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta didik agar menjauhi berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
«”Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua dan sekolah. Jagalah nama baik almamater, hormati guru, sayangi teman, serta isi masa sekolah dengan prestasi dan kegiatan yang positif. Jangan pernah terlibat dalam tawuran, bullying, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan negatif lainnya yang dapat menghancurkan masa depan kalian,” tegas M. Hilman Nurjaman.»
Hilman memberikan perhatian khusus terhadap potensi terjadinya tawuran antarpelajar. Menurutnya, tawuran bukanlah bentuk keberanian, melainkan tindakan yang merugikan, melanggar hukum, membahayakan keselamatan, serta mencoreng nama baik sekolah dan keluarga.
Ia mengimbau seluruh siswa SMK Yastrif 2 Parung Panjang agar menjadi pelopor perdamaian, saling menghargai perbedaan, memperkuat persaudaraan antarpelajar, serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah.
Tidak hanya ditujukan kepada siswa SMK Yastrif 2, himbauan tersebut juga disampaikan kepada seluruh pelajar di Kecamatan Parung Panjang agar bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan, serta mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala SMK Yastrif 2 Parung Panjang, Adi Budianto, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua FKKSP Kecamatan Parung Panjang yang telah memberikan motivasi dan edukasi kepada para peserta didik baru. Menurutnya, sinergi antara sekolah, komite, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul.
Melalui kegiatan MPLS ini diharapkan tumbuh kesadaran seluruh peserta didik bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh akhlak, disiplin, kepedulian sosial, serta kemampuan menjaga nama baik sekolah dan menjauhi segala bentuk perilaku negatif. Semangat kolaborasi antara sekolah dan Forum Komunikasi Komite Satuan Pendidikan diharapkan terus terjalin guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, kondusif, dan melahirkan generasi penerus bangsa yang berprestasi serta berintegritas.
