Alami Kekeringan Ekstrem, Empat Wilayah di Desa Somawangi Jadi Prioritas Distribusi Air Bersih BPBD

  • Bagikan

Metronusa News, Banjarnegara – Jawa Tengah Dampak musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan empat wilayah di Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, mengalami kekeringan ekstrem. Akibatnya, kebutuhan air bersih warga semakin mendesak sehingga menjadi prioritas penyaluran bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).Selasa (6/7/2026)

Menanggapi kondisi tersebut, berbagai pihak bergerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan. Para aktivis dari Bunda Milenial bersama Pemerintah Desa Somawangi dan Camat Mandiraja bersinergi mengajukan bantuan serta memastikan distribusi air bersih dapat segera menjangkau warga yang terdampak.

Pemerintah desa menyampaikan bahwa pasokan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak di sejumlah titik yang mengalami penurunan debit sumber air. Dengan adanya dukungan dari BPBD, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi selama masa kekeringan masih berlangsung.

Camat Mandiraja Akhmad Huseini di temui oleh awak media di tengah acara riwayatan bulan sura di Desa somawangi mennyampikan ke siapanya terhadap kondisi tersebut.

“Dalam situasi kemarau panjang kami dari pihak kecamatan Mandiraja sudah siap berkoordinasi dengan pihak BPBD Bsnjarnegara utk mengirimkan air bersih sesuai kebutuhan masyarakat. sehingga kebutuhan warga akan aair bersih tetap tersedia.

kolaborasi seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam merespons kondisi darurat tersebut. Sinergi antara pemerintah, relawan, aktivis, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan efektif.

Pihak BPBD di wakili oleh Raib mengatakan kepada awak media lewat pesan Whatsapp

Bahwa Untuk hari ini kita drop 4 tangki sekaligus untk Desa somawangi sesuai permohonan/ kebutuhan warga. Untuk distribusi di kawal oleh pemdes dan relawan” Jelasnya

Empat lokasi prioritas Droping air Bersih Meliputi dusun Kembaran.dusun Kalirau. dusun Mawangi. Dan dusun Sidula.

Warga berharap distribusi air bersih dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi cuaca kembali normal dan sumber-sumber air kembali pulih.

(Ratih)

Editor: JM
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *