Tabungan Bank Sampah untuk Cek Golongan Darah, Inovasi Keren Puskesmas Kertahayu Ciamis

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Kertahayu, Ciamis –  Inovasi luar biasa lahir dari kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Ciamis. UPTD Puskesmas Kertahayu menjalin kerja sama dengan SDN 2 Bangunsari dan Bank Sampah Cikuya Bersahaja melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pemeriksaan golongan darah peserta didik dengan memanfaatkan tabungan sampah. Pada Jum,at 16/10/2026

Program inovatif bertajuk “Tabungan Bank Sampah untuk Cek Golongan Darah” ini mengintegrasikan kepedulian terhadap kesehatan dengan upaya pelestarian lingkungan. Melalui program tersebut, sampah yang dikumpulkan peserta didik memiliki nilai manfaat dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembiayaan pemeriksaan golongan darah.

Pada tahap awal, program ini menyasar sebanyak 28 peserta didik SDN 2 Bangunsari. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya mengetahui golongan darah sekaligus menanamkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah.

Secara teknis, peserta didik mengumpulkan sampah yang dapat dimanfaatkan di sekolah masing-masing. Sampah tersebut kemudian disimpan dan ditabungkan melalui Bank Sampah Cikuya Bersahaja. Nilai tabungan yang terkumpul selanjutnya digunakan untuk mendukung pemeriksaan golongan darah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Ke depan, program ini diharapkan dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP, SMA/SMK hingga MA. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta didik di sekolah perintis, tetapi juga dapat menjangkau lebih banyak pelajar di wilayah kerja maupun wilayah pengembangan program.

Kolaborasi antara fasilitas pelayanan kesehatan, satuan pendidikan, dan pengelola bank sampah ini menjadi contoh bahwa persoalan kesehatan dan lingkungan dapat ditangani melalui inovasi yang saling mendukung. Sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan baik dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui program ini, UPTD Puskesmas Kertahayu berharap terbangun model kerja sama yang dapat menjadi percontohan dan teladan bagi sekolah serta pemangku kepentingan lainnya. Program ini diharapkan mampu mendorong budaya hidup bersih, kepedulian lingkungan, dan peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan generasi muda.

Sinergi ini menjadi bukti bahwa langkah sederhana dari lingkungan sekolah dapat menghasilkan manfaat nyata bagi kesehatan, lingkungan, dan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: UjangEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *