
MetronusaNews.id | BOGOR – Trobosan rakyat sipil Bogor Bersatu yang meluncurkan kampanye Satu Juta Tanda Tangan Tolak Korupsi menuai dukungan luar biasa dari seluruh lapisan masyarakat,22/9/26.
Hanya dalam kurun waktu dua hari, gerakan ini berhasil mengumpulkan lebih dari 300.000 tanda tangan dari warga yang menolak segala bentuk penyimpangan dan korupsi di Kabupaten Bogor.
Antusiasme warga tak hanya datang dari dalam Kabupaten Bogor. Dukungan meluas hingga ke daerah-daerah yang melintas di titik lokasi penggalangan petisi, berbagai masyarakat yang ada di pasar cikema turut berpartisipasi aktif menandatangani petisi penolakan korupsi — membuktikan bahwa kebencian terhadap korupsi bukan sekadar tuntutan warga Bogor, tetapi suara bersama seluruh rakyat.
“Angka 300 ribu dalam dua hari adalah bukti nyata. Rakyat tidak diam. Rakyat tidak buta. Rakyat sudah muak,” ujar perwakilan Gerakan Bogor Bersatu.
Gerakan ini lahir dari kegelisahan masyarakat atas rentetan kasus korupsi, penggeledahan KPK di sejumlah dinas, proyek siluman, lemahnya pengawasan, serta birokrasi yang saling lempar tanggung jawab.
Tanda tangan ini bukan sekadar nama di atas kertas — melainkan ikrar perlawanan terhadap setiap upaya merampas hak rakyat demi kepentingan segelintir orang.
Kampanye ini terus berjalan menuju target satu juta tanda tangan sebelum diserahkan kepada pihak berwenang dan DPRD Kabupaten Bogor sebagai mandat rakyat agar segera melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
