MERESAHKAN! Peredaran Sabu di Siborangan Diduga Terbuka, Warga Desak Kapolres Turun Tangan

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Labuhan batu — Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Siborangan, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, kian meresahkan. Aktivitas yang diduga berlangsung secara terang-terangan ini memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, lokasi yang berada di sekitar kebun sawit milik warga diduga kuat dijadikan titik transaksi. Tempat tersebut disebut-sebut menjadi lokasi pertemuan antara pengedar dan pembeli, terutama pada malam hingga dini hari.

“Peredaran sabu di sini sudah sangat meresahkan. Orang keluar-masuk hampir setiap malam. Kami menduga semuanya dikendalikan oleh seorang pria berinisial Boby,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga juga menyebut, dalam menjalankan aksinya, Boby diduga dibantu oleh seorang pria bernama Jaya yang berdomisili di Siborangan. Sementara itu, Boby sendiri dikabarkan telah berpindah tempat tinggal ke wilayah Kampung Dalam, namun aktivitas peredarannya disebut masih terus berjalan.

Seolah ‘Tak Tersentuh’, Aktivitas Diduga Berlangsung Rutin
Yang menjadi sorotan warga, aktivitas ilegal tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan terkesan bebas tanpa hambatan berarti. Padahal, berbagai laporan dan keluhan masyarakat disebut telah beberapa kali disampaikan kepada pihak berwenang.

Namun hingga kini, warga mengaku belum melihat adanya tindakan tegas yang mampu menghentikan peredaran narkoba tersebut.

Situasi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Warga Desak Kapolres Turun Langsung
Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan penyelidikan menyeluruh serta mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kami hanya ingin lingkungan kami bersih dari narkoba. Jika memang ada jaringan, segera tindak. Jangan dibiarkan,” tegas warga lainnya.

Selain itu, warga juga meminta transparansi dari aparat penegak hukum terkait langkah konkret yang akan diambil dalam memberantas peredaran narkoba yang dinilai telah merusak generasi muda di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun pihak yang disebut dalam laporan warga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *