
MetronusaNews.id | Labuhanbatu – Aroma peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Simpang Rawa, Dusun Bomban Bidang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu semakin menyengat dan membuat warga resah.
Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi di lapangan, sejumlah warga menyebut aktivitas transaksi sabu diduga masih berlangsung secara terang-terangan di wilayah tersebut.
Salah seorang warga yang mengaku bernama Margono mengungkapkan kepada awak media bahwa peredaran sabu di kawasan Simpang Rawa diduga dikendalikan oleh seorang pria bernama Andi Napitupulu.
Menurutnya, meski beberapa lokasi peredaran narkoba di wilayah lain mulai mereda, aktivitas di kawasan tersebut justru disebut masih berjalan.
“Yang lain sudah banyak yang tutup, tapi di sini tetap saja ada. Transaksi sabu diduga masih berjalan. Seolah-olah kebal hukum,” ujar Margono kepada MetronusaNews.
Kondisi ini membuat keresahan warga semakin meningkat. Masyarakat menilai peredaran sabu tersebut berpotensi merusak lingkungan serta mengancam masa depan generasi muda di wilayah Simpang Rawa dan sekitarnya.
Karena itu, warga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Bilah Hilir, untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam terhadap dugaan aktivitas peredaran narkoba tersebut.
Masyarakat juga berharap kepolisian dapat bertindak cepat dan tegas apabila dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam jaringan peredaran sabu tersebut terbukti.
“Kami berharap polisi segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas jika memang terbukti ada peredaran narkoba di sini. Ini demi ketentraman masyarakat dan menyelamatkan generasi muda,” ungkap seorang warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan serta keresahan yang berkembang di tengah warga.
MetronusaNews akan terus memantau perkembangan kasus ini.
