
MetronusaNews.id | Labuhan Batu – Ketenangan warga Dusun Suka Makmur, khususnya di wilayah Kampung Jawa, mulai terusik. Peredaran narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh dua orang berinisial Tumbik dan Kotul kini menjadi perbincangan sekaligus sumber keresahan masyarakat setempat. Peristiwa ini mencuat berdasarkan keluhan warga pada Minggu (08/03/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, aktivitas transaksi narkoba tersebut diduga kerap terjadi di area kebun sawit milik warga. Warga mengaku sering melihat keluar-masuk orang yang tidak dikenal, yang diduga kuat datang untuk membeli sabu.
Kondisi ini membuat suasana lingkungan menjadi tidak kondusif dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya potensi gangguan keamanan.
Selain itu, rumah yang diduga milik para pelaku disebut-sebut kerap menjadi tempat berkumpulnya para pengguna narkoba. Aktivitas mencurigakan tersebut biasanya meningkat pada jam-jam tertentu.
Warga juga mengkhawatirkan dampak sosial yang ditimbulkan, mulai dari meningkatnya risiko tindak kriminalitas seperti pencurian hingga pengaruh buruk terhadap remaja dan anak-anak di lingkungan Kampung Jawa, mengingat lokasi kebun sawit tersebut berada tidak jauh dari permukiman padat penduduk.
“Kami sudah sangat resah. Hampir setiap hari ada orang asing yang bolak-balik hanya untuk membeli barang haram itu. Dampaknya bukan hanya soal moral, tapi juga mengancam keamanan kami.
Kami ingin lingkungan ini kembali bersih dari narkoba,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.
Situasi yang terjadi di wilayah Suka Makmur ini menjadi perhatian serius masyarakat dan dinilai sebagai tantangan bagi aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian, untuk segera mengambil langkah tegas.
Warga berharap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dapat segera turun tangan dengan melakukan penyelidikan dan penindakan guna memutus jaringan peredaran narkoba yang diduga dikendalikan oleh Tumbik dan Kotul tersebut.
Masyarakat juga berharap adanya:
Patroli rutin di titik-titik yang diduga menjadi lokasi transaksi.
Penggerebekan dan penindakan tegas terhadap pelaku peredaran narkoba.
Jaminan keamanan bagi warga yang berani melaporkan aktivitas mencurigakan.
Warga berharap wilayah Kampung Jawa tidak sampai dicap sebagai zona merah peredaran narkoba, dan meminta aparat segera bertindak sebelum situasi semakin meresahkan.
