
Metronusa News, Cilacap – Polresta Cilacap mengenalkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada pelajar melalui Program paham AI di SMA Negeri 1 Cilacap, Senin (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan teknologi AI kepada generasi muda agar lebih memahami manfaat dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SMA Negeri 1 Cilacap. Hadir dalam kegiatan Kabag SDM Polresta Cilacap Kompol Huda Syafi’i, S.IP., M.M., PS. Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Polresta Cilacap Ipda Arif Prabowo, S.E., serta 10 personel Polresta Cilacap yang mendapat tugas sebagai trainer pelatihan AI.
Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo, S.H., mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan AI kepada para pelajar, mengingat teknologi kecerdasan buatan saat ini berkembang dan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Melalui program paham AI ini, kami mengenalkan kepada para pelajar apa itu kecerdasan buatan, bagaimana perkembangannya, dan seperti apa penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi anak-anak tidak hanya mendengar istilah AI, tetapi mulai memahami teknologinya,” ujar Ipda Galih.
Menurutnya, pengenalan AI kepada pelajar penting dilakukan agar generasi muda memiliki pemahaman dasar mengenai teknologi yang terus berkembang. Pengenalan tersebut juga diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai berbagai potensi pemanfaatan AI.
“Kami ingin memberikan wawasan sejak awal kepada para pelajar bahwa AI merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang perlu dipahami. Banyak hal yang bisa dipelajari dari teknologi ini, termasuk bagaimana AI dapat membantu kegiatan belajar dan mengembangkan kreativitas,” jelasnya.
Ipda Galih menambahkan, pengenalan AI juga perlu disertai pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Para pelajar diharapkan dapat mengenali manfaat sekaligus memahami pentingnya tetap kritis dalam menggunakan teknologi AI.
“Yang paling penting bukan hanya mengenal AI, tetapi juga memahami cara menggunakannya dengan bijak. Harapannya, anak-anak bisa mengikuti perkembangan teknologi, mengetahui manfaatnya, dan tetap menggunakan AI secara bertanggung jawab,” pungkasnya.
