Melestarikan Tradisi Warisan Leluhur, Desa Kesugihan Lor Gelar Ruwatan Bumi Hari Ini

  • Bagikan

Metronusa News, CILACAP – Pemerintah Desa Kesugihan Lor kembali menyelenggarakan tradisi tahunan “Ruwatan Bumi” atau yang akrab disebut warga setempat sebagai “Memeti Bumi”. Tradisi sakral yang digelar setiap bulan Sura ini dilaksanakan pada hari ini, Senin (6/7/2026), sebagai agenda penting dalam menjaga serta merawat budaya kearifan lokal.

Kepala Desa Kesugihan Lor, Yetosusalit, menjelaskan bahwa rangkaian acara telah dimulai sejak pagi hari dengan melakukan aksi gotong royong bersih makam bersama seluruh warga desa dan para simpatisan. Hubungan historis yang erat membuat kegiatan ini senantiasa diikuti dengan antusiasme tinggi.

“Karena tadinya satu desa, makam pun masih satu desa. Alhamdulillah, setelah bersih makam langsung dilanjutkan tahlilan bersama yang dipimpin oleh tiga ulama, yaitu Kiai Munawar, Kiai Usman Rahim, dan Kiai Azis Nurul Hilal,” ujar Yetosusalit saat ditemui di ruang kerjanya.

Setelah tahlilan selesai, acara dilanjutkan pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB dengan prosesi inti Ruwatan Bumi. Sementara itu, puncak acara pada malam hari ini akan dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian Wayang Kulit semalam suntuk yang dibawakan oleh Ki Dalang Sigit Jono Saputro.

Yetosusalit mengungkapkan bahwa tradisi ini sempat terputus dan tidak dilaksanakan sejak tahun 1971. Namun, demi melestarikan kebudayaan luhur (nguri-uri budaya), tradisi ini dihidupkan kembali secara turun-temurun oleh para kepala desa terdahulu, mulai dari almarhum Darsono, almarhum Bambang Rucito, hingga diteruskan olehnya saat ini. Lewat momentum ini, ia berpesan kepada seluruh warga agar selalu menjaga kerukunan, gotong royong, dan kekompakan demi mewujudkan Desa Kesugihan Lor yang makmur, tenteram, dan aman.

Ketika disinggung mengenai pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan datang, Yetosusalit menyatakan kesiapannya untuk kembali mengabdi jika kembali dipercaya oleh masyarakat.

“Insyaallah, jika diberikan panjang umur, rezeki lancar, serta kesehatan lahir dan batin, kita siap meneruskan kembali pengabdian untuk periode ketiga,” pungkasnya.

Penulis: IntanEditor: JM
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *