
MetronusaNews.id | Atlanta (USA) – Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, melontarkan pernyataan yang menyita perhatian jelang duel panas semifinal Piala Dunia 2026 melawan juara bertahan Argentina. Kane menegaskan timnya tidak ingin larut dalam sejarah rivalitas maupun berbagai kontroversi yang mengiringi perjalanan Argentina, namun mengakui lawannya memiliki cara bermain yang sangat cerdas dan sulit dihadapi.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan di Atlanta, Kane menyebut Argentina merupakan salah satu tim terbaik di dunia dengan kualitas individu dan organisasi permainan yang sangat baik. Namun, ia juga menyoroti kemampuan La Albiceleste dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
“Argentina adalah tim yang cerdas secara taktis. Mereka tahu bagaimana memancing pelanggaran dan memperlambat tempo permainan ketika diperlukan,” ujar Kane.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan karena dinilai menyentil karakter permainan Argentina yang selama bertahun-tahun kerap memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola.
Meski demikian, Kane menegaskan Inggris tidak ingin terjebak dalam beban sejarah maupun kontroversi yang selalu membayangi setiap pertemuan kedua negara.
“Sejarah adalah bagian dari sepak bola dan tentu akan menjadi pembahasan media maupun para suporter. Tetapi bagi kami sebagai pemain, fokusnya hanya menghadapi tim nasional yang hebat dan berusaha memenangkan pertandingan,” katanya.
Kane juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak hanya terpaku pada Lionel Messi. Menurutnya, kekuatan Argentina terletak pada kolektivitas tim yang dihuni banyak pemain berkualitas.
“Ini bukan hanya tentang Messi. Kami menghadapi Argentina, tim yang memiliki banyak pemain hebat dan tahu bagaimana memenangkan pertandingan besar,” ungkap penyerang Bayern Munchen tersebut.
Semifinal Inggris kontra Argentina dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan di Piala Dunia 2026. Rivalitas kedua negara telah berlangsung selama puluhan tahun dan kerap diwarnai berbagai momen kontroversial, mulai dari gol “Hand of God” Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 hingga duel panas di Prancis 1998 yang berujung kartu merah David Beckham.
Di luar lapangan, pihak keamanan Amerika Serikat juga meningkatkan pengamanan di sekitar Stadion Atlanta. Pertandingan ini dikategorikan sebagai salah satu laga dengan tingkat risiko tinggi mengingat besarnya rivalitas kedua negara serta antusiasme pendukung dari masing-masing kubu.
Pemenang laga Inggris melawan Argentina akan melaju ke partai final Piala Dunia 2026 menghadapi Spanyol, yang lebih dahulu memastikan tempat usai menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0.
