Ragu-Ragu Menyeberang, Scoopy Tanpa Pelat Tabrak Vario R 6010 PN di Jalur Kesugihan – Jeruklegi: Satu Korban Kritis Dievakuasi Warga

  • Bagikan

Metronusa News, CILACAP – Kecelakaan lalu lintas berat melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Kesugihan menuju Jeruklegi, tepatnya di salah satu perlintasan gang warga, pada Senin, 25 Mei 2026 sore sekitar pukul 16:00 WIB.

Insiden ini mengakibatkan seorang pengendara mengalami luka parah hingga tak sadarkan diri, sementara identitas kedua korban hingga kini masih misterius.

Berdasarkan investigasi di lapangan dan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi R 6010 PN keluar dari sebuah gang warga dan hendak memotong jalan untuk berbelok arah menuju Jeruklegi.

Namun, saat posisi kendaraan sudah masuk ke lajur utama, pengendara Vario diduga ragu-ragu dalam mengambil keputusan untuk menyeberang.

Pada saat yang bersamaan, melaju sepeda motor Honda Scoopy yang tidak terpasang pelat nomor polisi dari arah berlawanan, yakni dari arah Jeruklegi menuju Kesugihan.

Karena jarak yang sudah sangat dekat dan posisi Honda Vario berada tepat di lajur jalan utama, pengendara Honda Scoopy tidak sempat menghindar dan langsung menghantam bagian samping (body) Honda Vario dengan keras.

“Motor Vario itu keluar dari gang mau belok ke arah Jeruklegi, tapi posisinya ragu-ragu pas sudah di jalan raya.

Dari arah berlawanan datang motor Scoopy tanpa pelat nomor dan langsung menabrak bagian body Vario.

Benturannya sangat keras,” ungkap salah seorang warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Akibat benturan keras itu, pengendara Honda Scoopy mengalami cedera kepala berat dan langsung terkapar tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengendara Honda Vario R 6010 PN beruntung hanya mengalami luka ringan dan tetap dalam kondisi sadar.

Melihat kondisi korban yang kritis dan belum adanya pihak Satlantas maupun aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian, warga sekitar bersama pengendara Honda Vario yang selamat tersebut langsung mengambil inisiatif cepat.

Mereka bergotong-royong mengevakuasi korban yang tak sadarkan diri menuju rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat secara intensif.

Hingga berita ini diturunkan, warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mengaku sama sekali tidak mengenali wajah kedua korban.

Terlebih, tidak ditemukan adanya kartu identitas diri (KTP/SIM) di lokasi dan salah satu kendaraan tidak dilengkapi pelat nomor.

Kedua sepeda motor yang ringsek saat ini masih berada di sekitar TKP menunggu penanganan dan evakuasi lebih lanjut dari pihak berwajib.

Warga dan pengguna jalan berharap pihak Satlantas Polres Cilacap dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta membantu melacak identitas korban yang saat ini tengah berjuang dalam kondisi kritis di rumah sakit.

(STMN)

Editor: Red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *