Rupiah Masih Tertekan, Sentuh Level Rp17.648 per Dolar AS pada Perdagangan Senin

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Jakarta — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026, kembali mengalami tekanan dan bergerak melemah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pada pembukaan pasar, rupiah tercatat berada di kisaran Rp17.630 per dolar AS, melemah sekitar 33 poin atau 0,19 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.597 per dolar AS. Bahkan dalam perdagangan spot, rupiah sempat menyentuh angka Rp17.648 per dolar AS.

Pelemahan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global. Di antaranya adalah kenaikan harga minyak dunia, meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat, serta penguatan indeks dolar AS (DXY) yang mendorong tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Selain itu, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz, turut menambah kekhawatiran pelaku pasar. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia dan meningkatkan biaya impor energi bagi Indonesia.

Analis pasar keuangan memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.590 hingga Rp17.660 per dolar AS. Namun jika tekanan global terus berlanjut, rupiah berpotensi melemah lebih dalam hingga menyentuh level Rp17.800 bahkan mendekati Rp18.000 per dolar AS.

Pemerintah dan Bank Indonesia diharapkan terus menjaga stabilitas pasar serta memperkuat cadangan devisa guna menahan gejolak nilai tukar yang dapat berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat.

Pelemahan rupiah ini menjadi perhatian serius karena berpengaruh langsung terhadap harga barang impor, biaya produksi industri, hingga potensi kenaikan harga kebutuhan pokok di dalam negeri.

Masyarakat dan pelaku usaha pun diminta tetap waspada terhadap dinamika ekonomi global yang terus berkembang, sembari berharap langkah stabilisasi pemerintah mampu menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Penulis: TimEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *