
MetronusaNews.id | Internasional
Kemampuan Iran untuk meluncurkan rudal balistik dilaporkan menurun drastis setelah serangkaian serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas militer negara tersebut.
Sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa dalam beberapa hari operasi militer terakhir, pangkalan peluncur rudal, gudang senjata, serta infrastruktur bawah tanah Iran menjadi target utama serangan udara.
Akibatnya, kapasitas Iran untuk meluncurkan rudal balistik disebut mengalami penurunan signifikan dibanding hari-hari awal konflik.
Laporan militer Barat menyebutkan bahwa pada hari pertama konflik, Iran masih mampu menembakkan puluhan hingga ratusan rudal balistik ke arah Israel. Namun dalam beberapa hari berikutnya, jumlah peluncuran tersebut dilaporkan merosot tajam.
Beberapa analisis intelijen bahkan memperkirakan tingkat peluncuran rudal Iran turun hingga sekitar 90 hingga 97 persen dibanding hari pertama perang.
Serangan udara juga dilaporkan menargetkan fasilitas bawah tanah yang selama ini dikenal sebagai “kota rudal”, yakni jaringan bunker dan terowongan tempat Iran menyimpan serta mempersiapkan peluncuran rudal balistik.
Selain itu, sejumlah peluncur rudal mobile milik Iran juga disebut berhasil dihancurkan dalam operasi tersebut.
Beberapa sumber militer Barat memperkirakan bahwa sekitar 70 hingga 75 persen sistem peluncur rudal Iran telah dinetralisir atau rusak, sehingga kemampuan negara itu untuk melakukan serangan balasan dalam skala besar menjadi jauh lebih terbatas.
Meski demikian, Iran masih dilaporkan memiliki sejumlah persenjataan yang tersisa dan tetap melancarkan serangan balasan menggunakan rudal maupun drone ke berbagai target di kawasan Timur Tengah.
Situasi ini membuat ketegangan di kawasan terus meningkat dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik ke negara-negara lain di wilayah tersebut.
Sejumlah negara besar serta organisasi internasional pun mulai menyerukan upaya de-eskalasi guna mencegah konflik berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.
*Dikutip dari berbagai sumber
