
Metronusa News, CILACAP – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap resmi melantik jajaran pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Cilacap untuk masa bakti 2026-2031. Acara pelantikan yang dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar PMI ini berlangsung khidmat pada Kamis, 16 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 24 pengurus PMI Kecamatan resmi dikukuhkan. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat akar rumput guna memastikan pelayanan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Cilacap berjalan lebih optimal.
Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting untuk segera menggerakkan roda organisasi di tingkat kecamatan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan para pengurus baru dalam menghadapi berbagai potensi tantangan kemanusiaan di wilayah masing-masing.
“Hari ini saya melantik pengurus PMI Kecamatan, ada 24 kecamatan di Kabupaten Cilacap. Harapannya, teman-teman pengurus kecamatan bisa segera bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” ujar Farid.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kinerja di lapangan, PMI Kabupaten Cilacap juga memberikan stimulan dana operasional kepada masing-masing kecamatan.
Dana Stimulan: Tiap kecamatan menerima dana sebesar Rp1,5 juta. Dana ini dialokasikan untuk operasional awal dan penanganan bencana skala kecil di wilayah masing-masing.
Peningkatan Kapasitas: Farid menambahkan bahwa jika intensitas tugas atau terjadi bencana besar di wilayah tertentu, dukungan dana tersebut dapat ditingkatkan hingga Rp10 juta atau lebih sesuai kebutuhan koordinasi.
Setelah prosesi pelantikan, para pengurus baru dijadwalkan untuk mengikuti sesi orientasi dan pembekalan. Hal ini dilakukan agar seluruh jajaran memahami standar operasional prosedur (SOP) PMI, mulai dari penanganan bencana, pelayanan donor darah, hingga kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Dengan kepengurusan yang baru ini, PMI Kabupaten Cilacap berharap sinergi antara pengurus kabupaten dan kecamatan semakin solid, sehingga kehadiran PMI dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat.
