
MetronusaNews, Kebumen — Dua kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin, 5 Oktober 2026. Kebakaran terjadi di Kecamatan Buayan dan Karangsambung dengan total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5,7 hektare.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran pertama terjadi di Tanah Kemakmuran Cipta Mulya yang termasuk wilayah Desa Jladri, Kecamatan Buayan. Api diketahui terlihat sekitar pukul 10.30 WIB oleh warga.
“Petugas bersama warga langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman,” kata AKBP Putu, Selasa, 6 Oktober 2026.
Api membakar lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran diketahui setelah perangkat Desa Jladri, Yozar Ansorudin Malik, melihat kobaran api dari kawasan tersebut. Ia kemudian bersama perangkat desa lainnya mengecek lokasi dan meminta bantuan petugas kepolisian.
Polsek Buayan bersama personel Koramil 20 Buayan, pemerintah desa, serta warga kemudian melakukan pemadaman secara bersama-sama.
Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan hutan dan lereng berbatu petak 20i, termasuk wilayah Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung.
Kebakaran tersebut dilaporkan oleh KRPH Karangsambung, Ma’ruf H. Petugas Polsek Karangsambung, Koramil Karangsambung, Perhutani, dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB,” ujar AKBP Putu.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,7 hektare, terdiri atas kawasan Perhutani dan lahan milik warga.
AKBP Putu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi vegetasi kering.
Selanjutnya, hingga saat ini dari tingkat Polres Kebumen hingga Polsek jajaran, kepolisian masih gencar melakukan patroli pemantauan lahan untuk mengantisipasi kejadian kebakaran.
Warga juga diminta segera melapor apabila melihat titik api agar penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.
(Humas Polres Kebumen)
