
MetronusaNews.id | Labuhanbatu – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, kian menjadi sorotan publik dan memicu keresahan di tengah masyarakat.
Isu ini mencuat setelah beredarnya pemberitaan media online berjudul “Diduga Bandar Sabu Kuasai Wilayah, Warga Tanjung Haloban Desak Aparat Bertindak Tegas.” Dalam pemberitaan tersebut, warga mengungkapkan kekhawatiran atas dugaan aktivitas peredaran narkotika yang disebut masih berlangsung di lingkungan mereka.
Meski demikian, seluruh informasi yang beredar saat ini masih bersifat dugaan dan memerlukan pembuktian melalui proses hukum oleh aparat penegak hukum yang berwenang.
Sejumlah warga berharap adanya tindakan nyata dan cepat dari pihak kepolisian guna memastikan kondisi keamanan tetap terjaga.
“Kami hanya ingin kampung ini aman. Kalau memang ada aktivitas seperti itu, kami berharap aparat segera turun tangan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kekhawatiran juga disampaikan terkait potensi dampak terhadap generasi muda di wilayah tersebut.
“Jangan sampai anak-anak muda kami jadi korban. Kami minta ini benar-benar ditindaklanjuti secara serius.”
Menindaklanjuti informasi yang berkembang, pihak media telah melakukan konfirmasi kepada Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu. Respons disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Selasa (24/3/2026) dengan pernyataan singkat:
“Oke, terima kasih atas informasinya, lae.”
Pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk respons awal atau penerimaan informasi dari masyarakat dan media.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan lanjutan terkait langkah penyelidikan maupun penindakan yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian.
Berpegang pada prinsip keberimbangan serta asas praduga tak bersalah, setiap dugaan tindak pidana tetap harus melalui proses verifikasi dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat kini menaruh harapan agar aparat penegak hukum, khususnya Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, dapat segera menindaklanjuti informasi ini secara profesional, transparan, dan terukur demi menjaga keamanan serta kepercayaan publik.
Media ini akan terus melakukan penelusuran, konfirmasi lanjutan, serta memantau perkembangan penanganan kasus ini sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
