Metronusa News, Lebak, Banten | Sarasehan Anggota Badan Penganggaran MPR RI digelar di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Jumat (27/12/2025).
Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Hj. Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Banten I (Kabupaten Pandeglang–Lebak) yang juga merupakan anggota MPR RI. Dalam kegiatan tersebut, Ade Rosi turut didampingi oleh Dewan Dodi.
Sarasehan yang berlangsung di aula kecamatan itu dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai desa di Kecamatan Cikulur.
Kegiatan ini menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam rangka menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan peran lembaga perwakilan dalam penganggaran negara.
Dalam pemaparannya, Ade Rosi menjelaskan bahwa fungsi penganggaran di lembaga perwakilan memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat desa. Aspirasi masyarakat daerah, menurutnya, menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat pusat.
Selain dialog aspirasi, Ade Rosi juga menyampaikan sejumlah program yang dapat diakses masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Selain PIP, Ade Rosi juga menyosialisasikan program aspirasi pendidikan dan pembangunan daerah, yang meliputi dukungan sarana dan prasarana pendidikan, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta usulan pembangunan infrastruktur dasar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di daerah pemilihan.
“Melalui sarasehan ini, aspirasi masyarakat Cikulur kami tampung untuk diperjuangkan sesuai kewenangan lembaga, agar program dan anggaran benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujar Ade Rosi.

Sementara itu, Dewan Dodi dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sarasehan ini sangat penting sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
“Sarasehan seperti ini membuka ruang dialog langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Aspirasi yang disampaikan warga Cikulur harus benar-benar dikawal agar bisa masuk dalam program dan kebijakan yang dibahas di tingkat pusat,” kata Dewan Dodi.
Kegiatan sarasehan tersebut digelar di empat titik berbeda di wilayah Kecamatan Cikulur, guna menjangkau lebih banyak masyarakat dan memastikan aspirasi dari berbagai desa dapat terserap secara maksimal.
Dalam sesi tanya jawab, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, kebutuhan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga harapan adanya pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Pemerintah Kecamatan Cikulur menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap aspirasi masyarakat yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui jalur kelembagaan. Sarasehan berlangsung dengan tertib dan dialogis, serta ditutup dengan komitmen untuk terus menjalin komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
Achmad
