
MetronusaNews, Banyumas – Program Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 yang dilaksanakan Kodim 0701/Banyumas terus menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pembangunan sarana air bersih dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), program ini menyentuh kebutuhan mendasar warga sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hingga Rabu (4/11/2026), sejumlah sasaran pembangunan telah rampung dan lainnya masih terus dikerjakan.
Salah satu perhatian program ini terlihat pada rehabilitasi rumah milik Ibu Reben di Desa Pasinggangan. Perbaikan rumah tersebut menjadi bagian dari 105 unit RTLH yang mendapat dukungan melalui kolaborasi Sterad sebanyak 21 unit, Kodam IV/Diponegoro 25 unit dan Pemerintah Daerah 59 unit. Upaya ini diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi warga penerima manfaat.
Selain hunian, akses terhadap air bersih juga menjadi kebutuhan penting yang mendapat perhatian melalui pembangunan sumur bor di 5 titik. Sasaran ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, pipanisasi pada tiga titik yang menjangkau 156 kepala keluarga juga masih dalam proses pengerjaan.
Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. “Melalui pembangunan rumah tidak layak huni dan penyediaan sarana air bersih, kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapannya, seluruh sasaran yang dikerjakan dapat selesai dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Pada sektor infrastruktur, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 815 meter dan 120 meter telah selesai 100 persen. Penyelesaian juga mencakup dua talud sepanjang 125 meter dan 25 meter, 5 titik plat beton dengan panjang masing-masing 4 meter, serta 1 titik drainase. Sementara itu, pembangunan jembatan di 13 lokasi, revitalisasi 4 sekolah, 6 tempat ibadah, 4 panti asuhan, serta 1 makam sesepuh masih berlangsung. Pembangunan jambanisasi sebanyak 31 unit juga terus berjalan, dengan enam unit dukungan Sterad telah selesai dan 25 unit dukungan Pemda masih dalam proses pengerjaan.
Tidak hanya pembangunan fisik, Bakti TNI AD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang seluruhnya telah terealisasi, meliputi operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, pemberian kursi roda, alat bantu jalan berupa kruk dan walker, kaki palsu, serta bazar murah. Sementara itu, penyaluran paket sembako masih dalam proses realisasi dan operasi katarak menjadi salah satu sasaran tambahan yang akan dilaksanakan.
Melalui berbagai sasaran tersebut, Kodim 0701/Banyumas terus mengoptimalkan pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat agar kehadiran TNI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukan hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat pemenuhan kebutuhan dasar dan bantuan sosial yang memberikan dampak bagi kehidupan warga.
(Pendam IV/Diponegoro)
