Metronusa News, Lebak, Banten | Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Syekh Manshur secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dalam sebuah kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan pelepasan KKN Kolaborasi ini mengusung tema “Pemberdayaan Desa Menuju Masyarakat Industri dan Modern”, sebagai wujud komitmen STKIP Syekh Manshur dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program KKN Kolaborasi tersebut berada di bawah koordinasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) dan diikuti oleh mahasiswa yang akan diterjunkan ke sejumlah desa di wilayah Kabupaten Lebak.
Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan STKIP Syekh Manshur, dosen pembimbing lapangan, perwakilan Pemerintah Kecamatan Warunggunung, serta tamu undangan lainnya.
Turut hadir Ibu Bupati Lebak, Belia Asyidiki Jayabaya, yang secara langsung memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN Kolaborasi tersebut.
Dalam sambutannya, Ibu Bupati Lebak menyampaikan apresiasi kepada STKIP Syekh Manshur atas konsistensinya dalam melibatkan mahasiswa secara langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Program KKN Kolaborasi ini sangat positif karena mendorong peran aktif mahasiswa dalam pembangunan desa. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu membawa inovasi, semangat, serta kontribusi nyata bagi kemajuan desa-desa di Kabupaten Lebak,” ujar Belia Asyidiki Jayabaya.
Ia juga berharap para mahasiswa dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat, serta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif selama pelaksanaan KKN.
Sementara itu, pimpinan STKIP Syekh Manshur yang hadir, di antaranya Dr. H. Masrupi, M.Pd selaku Ketua STKIP Syekh Manshur, Hj. Enni Sulaeman, M.Pd, serta Abah Gasam Tarmon selaku Wakil Ketua III, menegaskan komitmen institusi dalam mendukung penuh pelaksanaan KKN Kolaborasi agar berjalan sesuai dengan tujuan akademik dan kebutuhan masyarakat.
Ketua Panitia KKN Kolaborasi STKIP Syekh Manshur, Yeni Sulaiman, menjelaskan bahwa kegiatan pelepasan ini merupakan tahap awal dari rangkaian pengabdian mahasiswa di lapangan.
“Mahasiswa diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Program KKN Kolaborasi STKIP Syekh Manshur merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus berperan aktif dalam pemberdayaan desa, penguatan potensi lokal, dan peningkatan kapasitas masyarakat menuju tatanan yang lebih mandiri, industri, dan modern.
Acara pelepasan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat, ditandai dengan kehadiran seluruh undangan serta terjalinnya suasana kebersamaan antara civitas akademika STKIP Syekh Manshur dan unsur pemerintah daerah.







