
Metronusa News, Palembang |
Pembangunan Tol Palembang–Jambi, bagian strategis dari Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS), menunjukkan progres signifikan dengan dukungan penuh dari pemerintah dan PT Hutama Karya (Persero). Tol ini dinilai akan memperkuat konektivitas antar-provinsi serta menjadi tulang punggung distribusi logistik di Sumatra bagian tengah.
Menurut laporan resmi, pembangunan ruas tol Palembang–Betung—yang merupakan bagian awal dari jalur penghubung Palembang dan Jambi—telah menunjukkan akselerasi konstruksi yang kuat. Hingga akhir Oktober 2025, progres konstruksinya mencapai lebih dari 73 persen, sementara pembebasan lahan hampir mencapai 85 persen.
Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, menyatakan, “Pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung terus kami percepat dengan memastikan seluruh sumber daya, material, dan metode kerja yang digunakan memenuhi standar mutu tertinggi. Kami juga berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah agar proyek rampung tepat waktu.”
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perseroan dalam mempercepat penyelesaian tol ini sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur nasional yang strategis. Selain itu, berbagai upaya teknis dan rekayasa konstruksi tengah dilakukan, termasuk pembangunan overpass dan struktur jembatan di beberapa titik trase tol yang kompleks.
Sementara itu, dari sisi pemerintah, proyek ini juga terus didukung sebagai prioritas nasional. Tantangan seperti pengadaan lahan dan rekayasa teknis yang rumit menjadi fokus koordinasi antara pihak Hutama Karya dengan instansi pemerintah terkait untuk memastikan konstruksi berjalan lancar. Keberlanjutan proyek ini diharapkan turut memperkuat jaringan JTTS yang menghubungkan berbagai kota besar di Pulau Sumatra.
Pembangunan tol ini tidak hanya berdampak pada percepatan waktu perjalanan—yang diproyeksikan mampu memangkas jarak tempuh Palembang ke Jambi secara drastis—tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Para pelaku usaha dan masyarakat luas diperkirakan akan merasakan manfaatnya dalam waktu dekat setelah ruas tol tersambung penuh.
